bced30124a31d2a6bc6081543c0aeb2c


📃 Apa tak takut dengan doa jelek orang yang terzalimi atau tersakiti?

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Mu’adz bin Jabal pernah diberi wasiat oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika diutus ke Yaman,

وَاتَّقِ دَعْوَةَ الْمَظْلُومِ ، فَإِنَّهُ لَيْسَ بَيْنَهُ وَبَيْنَ اللَّهِ حِجَابٌ

“Hati-hatilah dengan doa orang yang dizalimi. Ingatlah tak ada hijab antara dirinya dengan Allah (doa tersebut akan diijabahi, tak tertolak, pen-).” (HR. Bukhari, no. 1496 dan Muslim, no. 19)

Hadits ini kata Imam Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (9: 100) menunjukkan larangan untuk bertindak zalim.

Ibnu Hajar dalam Fath Al-Bar (3: 360) menyatakan bahwa doa tetap terkabul walaupun yang mendoakan adalah orang yang fajir (gemar maksiat). Sebagaimana disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

دَعْوَةُ الْمَظْلُومِ مُسْتَجَابَةٌ وَإِنْ كَانَ فَاجِراً فَفُجُورُهُ عَلَى نَفْسِهِ

“Doa orang yang terzalimi itu terkabul meskipun yang mendoakan adalah orang yang fajir (gemar maksiat). Kefajiran yang perbuat itu tanggung jawab dirinya.” (HR. Ahmad, 2: 367. Ibnu Hajar menyatakan dalam Fath Al-Bari, 3: 360 bahwa hadits ini hasan. Sedangkan Syaikh Syu’aib Al-Arnauth pada komentarnya dalam Musnad Imam Ahmad mengatakan bahwa hadits ini dha’if)

Syukur-syukur orang yang dizalimi malah doakan kebaikan. Namun kalau yang ia doakan jelek bagaimana?

Coba renungkan nasihat di atas. Bisa jadi masalah-masalah kita belum Allah angkat dan berikan jalan keluar, cuma lantaran ada tindakan zalim kita pada orang lain yang belum kita utarakan maaf.
__
✅ Tag sahabatmu & share jika bermanfaat🍃

bd35b821f23905c80668167a1b3bd1f2



Demikianlah keadaan “teman akrab” di dunia yang tidak dibangun berdasarkan “pertemanan karena Allah“, bisa jadi mereka akan saling bermusuhan di hari kiamat. Misalnya saja mereka sangat akrab di dunia dan kompak dalam berbagai aktivitas dan kebersamaan, akan tetapi tatkala tiba waktu sholat, tidak ada satu pun dari mereka yang mengingatkan agar sholat dahulu, akhirnya mereka semua lalai akan sholat.

Hendaknya kita benar-benar mencari sahabat yang baik dan jangan sampai kita menyesal di hari kiamat sebagaimana firman Allah,

“Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya (yakni: sangat menyesal), seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si Fulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku.” Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia.” (QS. Al-Furqan: 27-29)

Sumber : Link

396d171ed9456fde8b6f9bf06cfc2134


SEPULUH HARI TERBAIK !

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

:ليالي العشر اﻷخير من رمضان ، أفضل من ليالي عشر ذي الحجة ، و أيام عشر ذي الحجة أفضل من أيام عشر رمضان ، وبهذا التفصيل يزول اﻹشتباه ، ويدل عليه أن ليالي العشر من رمضان إنما فضلت بإعتبار ليلة القدر ، وهي من الليالي ، و عشر ذي الحجة إنما فضل بإعتبار أيامه، إذ فيه يوم النحر ، و يوم عرفة ،و يوم التروية

“Sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan lebih utama dari sepuluh malam pertama dari bulan Dzulhijjah. Dan sepuluh hari pertama (siang hari) Dzulhijjah lebih utama dari sepuluh hari terakhir Ramadhan. Dari penjelasan keutamaan seperti ini, hilanglah kerancuan yang ada.

Jelaslah bahwa sepuluh hari terakhir Ramadhan lebih utama ditinjau dari malamnya (lailatul qadar). Sedangkan sepuluh hari pertama Dzulhijjah lebih utama ditinjau dari siangnya karena di dalamnya terdapat hari nahr (qurban), hari ‘Arofah dan terdapat hari tarwiyah (8 Dzulhijjah).”

____

📚 Zaadul Ma`ad, 20

5035a12595073c56887a041ec87d1079


SELAMAT DATANG WAHAI BULAN MULIA..

Dari Abu Hurairah Radhiuallahu anhu, Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda :

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barangsiapa yang melaksanakan shaum (puasa) Ramadhan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala (hanya dariNya) maka akan diampuni dosa-dosa yang telah dikerjakannya".

___

📚 HR. Bukhori 1768


🌐 Sumber : Web | Link

37fca89ac69acd19d886c65d7d1f9759


AL HAQQ ( Yang Maha Benar)

Disebutkan dalam Al Quran 10 kali.

Diantaranya firman Allah Ta’ala,

يَوْمَئِذٍ يُوَفِّيهِمُ اللَّهُ دِينَهُمُ الْحَقَّ وَيَعْلَمُونَ أَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ الْمُبِينُ

"Di hari itu, Allah akan memberi mereka balasan yag setimpal menurut semestinya, dan tahulah mereka bahwa Allah-lah yang Benar, lagi Yang Maha Menjelaskan."
(Surat An-Nur Ayat 25)

MAKNA NAMA AL HAQ:

Dia yang tiada keraguan dan kerancuan pada-Nya,tidak pada Dzat-Nya, asma dan sifat-Nya.
Dialah yang berhak untuk disembah dengan sebenarnya.
Dia yang maha benar, benar asma dan sifat-Nya, benar perbuatan maupun firman-Nya, benar agama dan syariat-Nya, benar berita tentang-Nya, benar janji-Nya, dan benar pertemuan dengan-Nya.

Allah adalah Al Haqq Dia mencintai dan memerintahkan kebenaran, maka Allah tidak merasa malu untuk menjelaskan kepada manusia agar mereka faham.

Firman Allah Ta’ala,

إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا ۚ فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا فَيَعْلَمُونَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ… ۖ

"Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka."
(Surat Al-Baqarah Ayat 26)

Ini bukti bahwa Allah sama sekali tidak malu jika menjelaskan dan menerangkan sesuatu pada setiap hamba-hamba-Nya, walau hal itu menurut manusia sangat kecil atau bahkan tidak berarti.

Saling menasihatilah kita didalam kebenaran serta kesabaran.

Allah Ta'ala berfirman:

إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

"Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaatikebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran."
(Surat Al-‘Ashr Ayat 3)

Allahu'alam..

a0fc97bc81cf93aeda4ca076ffec0089


pentingnya ini sholat, sampai kita sudah tidak bisa lagi sholat, orang lain yg mensholatkan kita, kalau hari ini engkau shalat di belakang imam berbahagialah, dan sungguh sangat menyesal engkau ikut shalat tapi engkau di depan imam,,, كَفَى بِالْمَوْتِ وَاعِظًا وَكَفَى بِالْيَقِيْنِ غِنًى وَكَفَى بِالْعِبَادَةِ شُغلاً

“Cukuplah kematian sebagai nasihat, cukuplah keyakinan sebagai kekayaan, dan cukuplah ibadah sebagai suatu kesibukan”. [HR. Al-Qudho’iy dalam Musnad Asy-Syihab (1410), dan selainnya...

وَٱعۡبُدۡ رَبَّكَ حَتَّىٰ یَأۡتِیَكَ ٱلۡیَقِینُ
Dan teruslah menyembah Tuhanmu sampai ajal datang menjemputmu. [Surat Al-Hijr: 99]

09e2cb7d803b239b14bd5ca34903e4dc


🦷 Menyikat Gigi Saat Puasa, Batalkah ?


✍🏻 Oleh Ustadz Berik Said hafizhahullah

Ada banyak orang yang masih bingung tentang hukum orang yang sedang berpuasa menyikat gigi dengan pasta gigi semacam odol dan sebagainya dan terkadang akan sedikit tertelan rasa odolnya itu. Apakah ini membatalkan puasanya ?

Tidak diragukan lagi, bahwa bersiwak adalah sunnah yang amat ditekankan oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam, teristimewa setiap kali akan shalat. Dan tidak dibedakan apakah itu dilakukan saat sedang tidak berpuasa maupun saat sedang berpuasa.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu menceritakan bahwa:

لَوْلا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي أَوْ عَلَى النَّاسِ لأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ مَعَ كُلِّ صَلاةٍ

"Andaikan tidak memberatkan umatku, niscaya akan kuperintahkan mereka untuk bersiwak setiap hendak shalat". [HR. Bukhari 887 dan Muslim 552]

Imam Bukhri rahimahullah dengan berdalil hadits Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu di atas, maka dalam Kitab Shahihnya beliau membuat sub judul berikut: "Bab (bolehnya) siwak basah maupun siwak kering bagi orang yang sedang berpuasa". (Fathul Baari IV:187)

Al Hafizh rahimahullah seorang kritikus hadits terbesar Madzhab Syafi'i, setelah menukilkan sub judul yang dibuat oleh Imam Bukhari rahimahullah di atas, maka beliau memberikan penjelasan sebagai berikut: "Dalam sub judul tersebut ini mengisyaratkan sanggahan atas orang yang berpendapat dimakruhkannya bagi orang yang sedang puasa memakai siwak basah (semisal pasta gigi -pent)". (Fathul Baari IV:187)

Syaikh Ibn Baz rahimahullah ditanya: Apa hukum menggunakan pasta gigi bagi orang yang berpuasa ? 

Beliau menjawab: "Menyikat gigi dengan pasta gigi tidak membatalkan puasa, sebagaimana halnya dengan siwak. Namun demikian, orang yang berpuasa mesti berhati-hati agar tidak ada yang tertelan ke dalam perutnya. Jika ada yang tertelan tanpa sengaja, maka hal itu tidak membatalkan puasanya". (Majmu’ Fatawa Asy-Syaikh Ibn Baz 15/260)

Syaikh Al-Utsaimin rahimahullah mengatakan: "Yang benar bersiwak bagi orang yang sedang puasa adalah sunnah baik dilakukan di permulaan siang (pagi) maupun di akhirnya". (Fatawa Arkanul Islam hal.468)

Kalau alasan, ada rasa pada pasta giginya, maka dapat dijawab, terkadang saat wudhu kita menggunakan air wudhu yang terasa asin, maka apakah karena air wudhunya ada rasa asin jadi batal ? tentu tidak selagi tidak sengaja menelannya.

Maka, boleh bahkan tetap disunnahkan bagi orang yang sedang puasa untuk bersiwak walaupun dengan siwak yang basah. Boleh pula pakai pasta yang berasa pedas dan sebagainya, usahakan semaksimal mungkin untuk tidak menelan pasta itu, adapaun yang tidak sengaja tertelan terbawa air ludah maka tidak mengapa dan tidak membalkan puasanya.
Link

7302a0d9d4a6b0b3973b047977e406ce


INILAH ORANG YANG PALING BAIK DALAM BERPUASA

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

أفضل اصوام أكثره‍م ذكر الله عز وجل فو صومه‍م

“Sebaik-baik yang gemar berpuasa adalah yang paling banyak dzikrulloh di waktu puasanya”

__

📚 al Wabikus Shoib 104


🌐 Sumber : Web | Link

ee282dc6216c4e914ba1485609887d89


🎥 HUKUM UBAH NIAT PUASA SUNNAH JADI PUASA WAJIB

👤 Syaikh Sa`ad bin Turki Al-Khotslan Hafidzahullah

e6bb754bea2f630fb8ac394b09e26712


Ramadhan Yang Di Rindukan

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata:
"Demi Allah, seandainya dikatakan kepada penghuni kubur: "Berangan-anganlah", niscaya mereka akan berangan-angan satu hari di bulan Ramadhan".

(At Tabshirah 2/78)

15318871ff38862bfbf6a01186edcb2b


Bro, kalau lo mau touring ke luar pulau, lo pasti sibuk nyiapin bekal.
Duit bensin dihitung, penginapan dipesan, motor di-servis. Lo persiapkan semuanya buat masa depan perjalanan lo.
​Tapi anehnya, untuk perjalanan paling jauh dan paling abadi nanti... kita sering berangkat dengan tangan kosong.
​Manusia sering berpikir untuk masa depan hartanya.
Investasi sana-sini, nabung buat pensiun, beli aset biar tua nggak susah.
Tapi kadang lupa untuk berpikir tentang Akhiratnya.
​Padahal, semua harta yang lo pusingin itu, bakal stop di pintu kubur. Nggak ada satu rupiah pun yang bisa nyogok Malaikat Munkar dan Nakir.
Yang nemenin cuma sholat lo, sedekah lo, dan ngaji lo.
​Jangan sampai koper dunia penuh, tapi koper akhirat kosong melompong.


bikerindonesia

ddb280a268f285e1496efba9f2398dc4


Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah pernah ditanya,

“Apakah keluar air mata membatalkan puasa?”

Beliau menjawab sebagai berikut.

“Keluar air mata tidak membatalkan puasa. Apabila air mata tersebut keluar karena takut kepada Allah azza wa jalla, hal itu justru terpuji. Apabila air mata keluar karena ada penyakit di mata, seseorang tidak bisa menghindar darinya. Adapun air mata yang keluar karena menangisi kematian seseorang, hal ini adalah tabiat atau sifat manusiawi. Jadi, kesimpulannya keluar air mata meskipun banyak tidak membatalkan puasa."

(Fatawa Nur ‘ala ad-Darb 11/2, melalui Maktabah Syamilah)

Wallahu a’lam bish-shawab.

19713f273aec7fe5aea3735ec2374617


SEDANG MEMBACA AL-QURAN MENGUAP?
Mujahid rahimahullah menyatakan:
"إذا تثاءبتَ وَ أَنتَ تقرأُ القُرآن فأمسك عن القراءة تعظيماً حَتَّى يَذْهَبَ تَنَاوَبُك.
"Apabila engkau menguap ketika sedang membaca Al Quran, maka hentikan bacaan Al-Quranmu sampai menguapmu selesai sebagai bentuk pemuliaan terhadap Al- Qur'an."
(Al-Jaami' Liahkaamil Quran 1/27)

133182e4ec82ef48e11d0f83879b9e31



بِسَـــــمِ اللَّهِ الرَّ حَمَنِ الرَّ حِـيـمِ
✍️ 𝐌𝐀𝐒𝐔𝐊 𝐖𝐀𝐊𝐓𝐔 𝐒𝐔𝐁𝐔𝐇, 𝐓𝐀𝐏𝐈 𝐌𝐀𝐒𝐈𝐇 𝐉𝐔𝐍𝐔𝐁
.
Suci dari hadas besar bukan termasuk syarat sah puasa. Karena itu, ketika seseorang mengalami junub di malam hari, baik karena mimpi basah atau sehabis melakukan hubungan badan, kemudian sampai masuk waktu subuh dia belum mandi wajib, puasanya tetap sah. Dalilnya:
Dari Aisyah dan Ummu Salamah radhiallahu ‘anhuma; mereka menceritakan,
كَانَ يُدْرِكُهُ الْفَجْرُ وَهُوَ جُنُبٌ مِنْ أَهْلِهِ ، ثُمَّ يَغْتَسِلُ وَيَصُومُ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki waktu subuh, sementara beliau sedang junub karena berhubungan dengan istrinya. Kemudian, beliau mandi dan berpuasa.” (H.r. Bukhari dan Turmudzi)

Catatan:
Orang yang junub dan telat bangun, sehingga kesempatannya hanya terbatas antara untuk mandi atau untuk sahur, manakah yang lebih diutamakan?
Jawab: Sebaiknya lebih mengutamakan sahur karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan umatnya untuk sahur, sehingga orang yang makan sahur bisa mendapatkan pahala khusus. Sementara, mandi junub bisa ditunda sampai masuk waktu subuh.

Namun ingat, sebelum makan harus berwudhu terlebih dahulu. Ini berdasarkan hadis dari Aisyah radhiallahu ‘anha, bahwa beliau mengatakan,
كان رسول الله صلى الله عليه و سلم إذا كان جنبا فأراد أن يأكل أو ينام توضأ وضوءه للصلاة
“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berada dalam kondisi junub, kemudian beliau ingin makan atau tidur, beliau berwudhu sebagaimana wudhu ketika hendak shalat.” (H.r. Muslim, no. 305)
.
بارك الله فيكم

8e5b68486b80d7fa1b00975af478a800


🎥 JIKA TIDAK MENGGANTI PUASA RAMADHAN BERTAHUN-TAHUN DAN LUPA JUMLAH HARINYA

👤 Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan Hafidzahullah

f02831a038b6fee3eb79d8a71e2a3378


MINIMAL MAKSIMAL SENYUM DONG
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu“.
HR at-Tirmidzi (no. 1956)

Hadits yang agung ini menunjukkan keutamaan tersenyum dan menampakkan muka manis di hadapan seorang muslim, yang hadits ini semakna dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits yang lain, “Janganlah sekali-kali engkau menganggap remeh suatu perbuatan baik, meskipun (perbuatan baik itu) dengan engkau menjumpai saudaramu (sesama muslim) dengan wajah yang ceria“.
HSR Muslim (no. 2626


Sumber: Link
Copyright © 2024 Link

c3ce259474e2ef7d42656b418ec7a597


NASEHAT UNTUKKU
____

"Jadilah pembuka pintu² kebaikan, agar setiap orang yang melalui pintu itu engkau mendapatkan bagian pahala karenanya. Dan jadilah penutup pintu² keburukan agar setiap orang yg terhenti melawati pintu itu, engkaupun mendapat pahala karenanya.

Jadilah pembuka pintu kebaikan, penutup pintu keburukan..."

Ustadz Dr. Fadlan Fahamsyah, LC hafidzahullah

82f0559924e204edfe47e5d0c47bca92


AL MALIK

Di antara nama Allah adalah Al-Malik ( الْمَلِكُ ) berdasarkan firman Allah;

هُوَ ٱللَّهُ ٱلَّذِي لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلۡمَلِكُ ٱلۡقُدُّوسُ ٱلسَّلَٰمُ ٱلۡمُؤۡمِنُ ٱلۡمُهَيۡمِنُ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡجَبَّارُ ٱلۡمُتَكَبِّرُۚ سُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ عَمَّا يُشۡرِكُونَ

Artinya:
“Dia-lah Allah Yang tiada Rabb (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala keagungan. Mahasuci, Allah dari apa yang mereka persekutukan.”

(Al-Hasyr: 23)

Berkata Ibnu Qayyim: “ Allah (المَلِك الحقُّ ) Dialah yang berhak memerintah dan melarang, Dia mengatur makhluk-Nya dengan firman dan perintah-Nya, maka inilah perbedaan dari nama Allah ( الملك ) dan ( المالك ). Dimana nama Allah ( المالك ) adalah Dia mengatur dengan perbuatan-Nya, sedangkan nama Allah ( الملك ) maksdunya adalah Pengatur dengan perbuatan dan perintah-Nya.
(lihat: Bada’iul Fawaid karya Ibnu Qayyim, 4/972).

Berdo’a dengan Nama Allah Al-Malik.

Banyak berzikir dengan zikir:

لا إلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَريكَ لَهُ ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ ؛ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Zikir ini disyariatkan dibaca dalam do’a harian kita, yaitu ketika selesai sholat wajib, ketika merasa ketakutan dimalam hari, ketika berdzikir pagi dan sore, dan juga disunnahkan dibaca 100 kali setiap hari. Karena zikir ini sangat agung, didalamnya terdapat pujian kepada Allah Al-Malik. Yang membiasakan bacaan zikir ini maka Allah akan memberikan banyak keutamaan dan perlindungan kepadanya. Sebagaimana hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَالَ لا إلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَريكَ لَهُ ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ ؛ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ، في يَوْمٍ مِئَةَ مَرَّةٍ كَانَتْ لَهُ عَدْلَ عَشْرِ رِقَابٍ وكُتِبَتْ لَهُ مِئَةُ حَسَنَةٍ ، وَمُحِيَتْ عَنْهُ مِئَةُ سَيِّئَةٍ ، وَكَانَتْ لَهُ حِرْزاً مِنَ الشَّيْطَانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ حَتَّى يُمْسِي ، وَلَمْ يَأتِ أَحَدٌ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلاَّ رَجُلٌ عَمِلَ أكْثَرَ مِنْهُ

“Barangsiapa mengucapkan LAA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKA LAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALA KULLI SYAI’IN QODIR (tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatunya) dalam sehari seratus kali, itu sama pahalanya dengan membebaskan sepuluh hamba sahaya dan dituliskan untuknya seratus kebaikan, serta dihapuskan dari dirinya seratus kejelekan (dosa). Dzikir itu juga penjaga dirinya dari gangguan setan pada hari itu sampai sorenya. Dan tidak ada seorang pun yang datang membawa amal yang lebih baik daripada yang ia bawa, kecuali ada orang yang beramal lebih banyak daripada dirinya.”
(Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim).

Allahu'alam

1d62e79de35a3c47f302d79c110bbecc


MELEBIHI DARI MAKAN DAN MINUM
➖➖➖➖➖➖➖

Syariat Islam itu berbeda-beda urgensi dan kedudukannya, sesuai dengan kebutuhan manusia terhadapnya. Mengingat kebutuhan manusia yang sangat tinggi terhadap ilmu syar’i (ilmu agama), maka menuntut ilmu syar’i menempati kedudukan yang sangat penting di antara ajaran-ajaran Islam yang lainnya. Bahkan Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata,

النَّاسُ إِلَى الْعِلْمِ أَحْوَجُ مِنْهُمْ إِلَى الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ. لِأَنَّ الرَّجُلَ يَحْتَاجُ إِلَى الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ فِي الْيَوْمِ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ. وَحَاجَتُهُ إِلَى الْعِلْمِ بِعَدَدِ أَنْفَاسِهِ

“Kebutuhan manusia terhadap ilmu (syar’i) itu melebihi kebutuhannya terhadap makanan dan minuman. Hal itu karena seseorang membutuhkan makanan dan minuman hanya sekali atau dua kali (saja), adapun kebutuhannya terhadap ilmu (syar’i) itu sebanyak tarikan nafasnya.” [Madaarijus Saalikiin, 2/440]



Sumber: Link
Copyright © 2024 Link

67ff06093c064fa4f8c3a12fd9f3c61f


GOLONGAN AHLI PUASA YANG TERBAIK...

Imam Ibnul Qayyim mengatakan,

أفضل الصائمين اكثرهم لله ذكرا لله عز وجل في صومهم.

"Orang-orang berpuasa yang paling utama adalah; seorang di antara mereka yang paling banyak mengingat Allah saat berpuasa. "

[Al wâbil as shayyib, hal. 153 ]

918fa4c75b42665d3b2ad4053d39f6f0


📎 WANITA SHALIHAH
.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata,
.
“Seorang wanita shalihah dia adalah seorang yang qanitah, yaitu yang senantiasa taat kepada suaminya. Dan tidak ada kewajiban bagi seorang wanita setelah menunaikan hak Allah Ta’ala dan Rasul-Nya yang lebih wajib daripada menunaikan hak suaminya.”
.
📚 Majmu’ Al-Fatawa, jilid 32, hal. 274

8152a0a47f4fb937ef8b4adf766c9e88


[ Kriteria Wanita Yang Baik Agamanya ]

🗣 Syaikh Aziz Farhan Al-`Anazi

________

Bismillah… Yuk dukung dakwah kami agar dakwah ini tersebar dengan share postingan ini.

98d0f4d210a702a028202e9bd1e7186e


Ibnu Rajab al-Hambali rahimahullah berkata :

ألا و إن شهركم قد أخذ في النقص فزيدوا أنتم في العمل

“Ketahuilah bahwa bulan kalian (bulan Ramadhan) terus berkurang, maka tambahlah frekuensi amalan kalian.”

(Lathoiful Ma’arif, halaman 262)

26b9ad4ed64d4a5f7b0195e3dfff9bd4


AGAR PUASA MENJADI SEMPURNA 🌿
📌Save jika bermanfaat
💬Raihlah kebaikan dan pahala dengan menyebarkan poster dakwah [Sunnah] kepada seluruh manusia. In Syaa Allah. YUK SHARE NOW✨

d04b776394ddcbde8e0d56a6f23757d4


AL JABBAR (Yang Maha Kuasa)

Nama Allah Al-Jabbar disebutkan satu kali dalam firman Allah dalam Surat al-Hasyr:23 yang berbunyi ;

(الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ (٢٣)

"Yang Maha perkasa, yang Maha Kuasa, yang memiliki segala Keagungan, Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan."

Makna Nama Allah Al-Jabbar diantaranya yaitu bahwasanya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, yang hina di hadapan-Nya segala sesuatu dan tunduk kepada-nya segala yang ada.
Alam semesta atas dan bawah dengan segala yang ada di dalamnya yang berupa makhluk yang agung semuanya patuh dalam gerakan dan diamnya, apa yang mereka bawa dan tinggalkan adalah milik Raja dan Pengatur mereka.
Mereka tidak memiliki sedikit pun dari urusan tersebut, tidak pula dalam hal hukum, tetapi semua urusan hanya milik Allah.
Hukum syar’i dan takdir serta balasan semuannya adalah hak-Nya, tidak ada yang Maha Memutuskan perkara melainkan Dia, tiada Rabb selain-Nya dan tidak ada Ilah, kecuali dia semata.

Diantara pengaruh nama ini kita saksikan ketika bulan Ramadhan tiba milyaran manusia tunduk dan patuh kepada-Nya dengan melakukan puasa serentak yang merupakan salah satu kewajiban yang diwajibkan kepada mereka.
Namun bukan berarti bahwa hamba dipaksa Allah atau terpaksa dalam berbuat akan tetapi Allah memberikan pilihan sebagaimana dalam firmanNya dalam Surat as-Syams:7-10:

وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا (٧)فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا (٨)قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا (٩)وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا (١٠)

"Dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya."

Maka kosenkwensi dari nama Allah Al-Jabbar diantarannya dengan menjadi hamba yang tunduk dan patuh kepada-Nya, yang merupakan satu-satunya jalan untuk meraih kesucian jiwa dan puncak dari kemenangan yang sebenarnya

Allahu'alam.

122eb2d7d2fd613382a63972b6ecd8c1


|Amalan Khusus Malam Nisfu Sya`ban?]

🗣 Syaikh Shalih Al-Fauzan

"Tidak ada hadits shahih yang meriwayatkan tentang keutamaan malam nisfu Sya`ban, semua hadits yg meriwayatkannya itu semua Dhaif dan Palsu.

Sehingga tidak ada pengkhususan untuk membaca Quran, Shalat, dan berkumpul untuk merayakannya.

(Website Syaikh Bin Baz rahimahullah)
________

Bismillah… Yuk dukung dakwah kami agar dakwah ini tersebar dengan share postingan ini.

19a994f48faed85dc385b481ae057092


7. Menjawab Dengan Nama Jelas Jika Pemilik Rumah Bertanya “Siapa?”

Terkadang pemilik rumah ingin mengetahui dari dalam rumah siapakah tamu yang datang sehingga bertanya, “Siapa?” Maka hendaknya seorang tamu tidak menjawab dengan “saya” atau “aku” atau yang semacamnya, tetapi sebutkan nama dengan jelas. Sebagaimana terdapat dalam riwayat dari Jabir radhiallahu’anhu, dia berkata,

أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي دَيْنٍ كَانَ عَلَى أَبِي فَدَقَقْتُ الْبَابَ فَقَالَ مَنْ ذَا فَقُلْتُ أَنَا فَقَالَ أَنَا أَنَا كَأَنَّهُ كَرِهَهَا

“Aku mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka aku mengetuk pintu, lalu beliau bertanya, ‘Siapa?’ Maka Aku menjawab, ‘Saya.’ Lalu beliau bertanya, ‘Saya, saya?’ Sepertinya beliau tidak suka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Demikianlah beberapa adab bertamu dalam islam yang perlu kita perhatikan agar apa yang kita lakukan ketika bertamu pun sesuai dengan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dengan mengetahui adab-adab yang telah diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ini juga membuat kita lebih lapang kepada saudara kita sebagai tuan rumah ketika ia menjalankan apa yang menjadi haknya sebagai pemilik rumah. Wallahu a’lam.

Maraji’:

• Majalah Al Furqon edisi 2 Tahun II 1423 H
• Terjemah Riyadush Shalihin, takhrij Syaikh M. Nashiruddin Al Albani jilid 2. Imam Nawawi. Cetakan Duta Ilmu. 2003
• Adabul Mufrod. Imam Bukhari. Maktabah Syamilah

© 2023 Link
Sumber: Link

54b6c11e20fcae78ce3671ed5ee6d266


WASPADAILAH BAHAYA PENYAKIT HATI !

قال الإمام ابن القيم رحمه الله :-

فأمراض القلوب أصعب من أمراض الأبدان، لأن غاية مرض البدن أن يفضي بصاحبه إلى الموت،

وأما مرض القلب فيفضي بصاحبه إلى الشقاء الأبدي، ولا شفاء لهذا المرض إلا بالعلم، فالعلم للقلب مثل الماء للسمك إذا فقده مات.

📚 مفتاح دار السعادة: (١٤٠)

Al-Imam Ibnul Qoyyim rohimahulloh pernah berkata :

"Penyakit-penyakit hati (rohani) itu lebih berat daripada penyakit-penyakit badan (fisik).

Karena hasil akhir dari penyakit badan itu adalah mengakibatkan kematian bagi yang mengidap penyakit tersebut.

Sedangkan penyakit hati, akan mengakibatkan kesengsaraan/kesedihan abadi (di dunia dan juga di akhirat nanti).

Dan tidak ada obat penyembuh bagi penyakit hati ini, kecuali dengan ILMU (yakni ilmu agama/syari'at).

Ilmu itu bagi hati, keadaannya seperti air bagi seekor ikan. Apabila tidak ada air, maka ikan itu akan mati !"

( Miftah Daaris Sa'aadah (hal. 140), karya Al-Imam Ibnul Qoyyim rohimahulloh)

Catatan :

1. Ya, benar ! Penyakit-penyakit hati itu lebih berbahaya daripada penyakit-penyakit badan.

Contoh penyakit hati itu adalah : penyakit yang berupa kesyirikan, kekufuran, kebid'ahan, dan berbagai kesesatan dan penyimpangan dalam perkara agama.

Termasuk juga di dalamnya adalah : penyakit hasad (iri dengki), takabbur (sombong), ujub (bangga diri), bakhil (kikir atau pelit), riya' dan sum'ah (suka pamer amal), dan sebagainya.

2. Salah satu bentuk penyakit hati yang paling banyak dan paling besar melanda umat Islam saat ini adalah penyakit kronis yang berupa KESYIRIKAN dengan berbagai bentuknya.

Penyakit ini menyerang hati manusia, dimana hati mereka menjadi bergantung, cinta, takut, berharap, dan bertawakkal, kepada selain Alloh Ta’ala.

Penyakit ini sangat berbahaya, lebih berbahaya daripada penyakit kanker yang paling ganas.

Dan pada zaman seperti sekarang ini, kesyirikan itu tersebar di mana-mana, sampai ke pelosok-pelosok negeri, bahkan diiklankan di berbagai media sosial (medsos).

Sungguh, orang yang meninggal dunia karena penyakit kanker dalam keadaan dia mengenal dan mengamalkan perkara tauhid, serta menjauhi lawannya (yaitu syirik), hal itu lebih baik dan lebih mulia daripada orang yang sehat namun berbuat kesyirikan, dan tidak bertaubat dari kesyirikan tersebut sampai dia mati.

3. Penyakit yang menimpa badan dan jasad, penderitaan yang paling puncak adalah sekedar berupa kematian.

Tetapi apabila penyakit tersebut menimpa agama seseorang, hingga dia berbuat suatu kesyirikan, maka dia akan terancam untuk mendapatkan hukuman penderitaan yang abadi, yaitu kekal di dalam neraka, di akhirat nanti. Wal ‘iyadhu billah!

Dan tidak ada obat untuk bisa mencegah atau menyembuhkan penyakit tersebut, kecuali seseorang itu harus mempelajari TAUHID dan mengenal lawannya, yaitu SYIRIK dengan segala macamnya.

Jangan sampai karena kebodohan kita, kita terjerumus dalam kesyirikan tanpa kita sadari.

Oleh karena itu, jelaslah bahwa ilmu tauhid merupakan ilmu yang sangat penting, lebih penting daripada kebutuhan kita terhadap makanan dan minuman untuk menjaga kesehatan badan kita dari penyakit hati.

Imam Ahmad bin Hambal rohimahulloh pernah berkata :

النَّاسُ إِلَى الْعِلْمِ أَحْوَجُ مِنْهُمْ إِلَى الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ. لِأَنَّ الرَّجُلَ يَحْتَاجُ إِلَى الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ فِي الْيَوْمِ مَرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ. وَحَاجَتُهُ إِلَى الْعِلْمِ بِعَدَدِ أَنْفَاسِهِ

“Kebutuhan manusia terhadap ilmu itu melebihi kebutuhannya terhadap makan dan minum.

Yang demikian itu karena seseorang membutuhkan makanan dan minuman sekali atau dua kali (dalam sehari).

Adapun kebutuhannya terhadap ilmu itu adalah sebanyak tarikan nafasnya."

( Kaifa Tatahammasu li Tholabil ‘ilmi Syar’i, hal. 42)

Demikianlah. Semoga Alloh subhanahu wa ta'ala senantiasa memberikan hidayah dan taufiq-Nya kepada kita semua, agar Istiqomah di atas agama Islam yang mulia ini dan kokoh dalam berpegang teguh dengan syari'atnya, dan kokoh di atas perkara Tauhid, hingga akhir hayat kita nanti, insya Alloh .....
Nas-alulloha At-Taufiq wal Istiqomah ....

Surabaya , Selasa pagi yg sejuk, 24 Robi'ul Awal 1445 H / 10 Oktober 2023 M

✍️ Akhukum fillah, Abu Abdirrohman Yoyok WN Sby

Silahkan joint pada channel telegram kami :

Link

Atau, untuk materi dakwah BIMBINGAN MERAWAT JENASAH SESUAI SUNNAH , silahkan joint di telegram kami :

Link

Semoga bermanfaat bagi kita semuanya.

132e6efb57cbfb8d5622a0b6cf93f6bd


JANGAN TAKUT PADA KEFAKIRAN

Berkata Hatim Al-Ashom rahimahullahu ta`ala :

"Janganlah engkau sekali kali merasa takut terhadap kefakiran. Sesungguhnya Allah tidaklah menakutimu dengan kefakiran namun Allah menakutimu (mengancammu) dengan api neraka."

📚 Al-Fawaid wal Akhbar 152

9ff0f6d16f46b8ed4977887ff7d8a2f3






Bagaimana dengan membaca Al Qur’an? Para ulama empat madzhab sepakat bolehnya membaca Al Qur’an bagi orang yang berhadats baik hadats besar maupun kecil selama tidak menyentuhnya.

Syaikh Ibnu Baz rahimahullah berkata, “Diperbolehkan bagi wanita haid dan nifas untuk membaca Al Qur’an menurut pendapat ulama yang paling kuat. Alasannya, karena tidak ada dalil yang melarang hal ini. Namun, seharusnya membaca Al Qur’an tersebut tidak sampai menyentuh mushaf Al Qur’an. Kalau memang mau menyentuh Al Qur’an, maka seharusnya dengan menggunakan pembatas seperti kain yang suci dan semacamnya (bisa juga dengan sarung tangan, pen).

Demikian pula untuk menulis Al Qur’an di kertas ketika hajat (dibutuhkan), maka diperbolehkan dengan menggunakan pembatas seperti kain tadi.”

(Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 10: 209-210)

🌐 Link

82352be88fc995bba4908a909d711732


JANGAN SAHUR MAKANAN YANG ASIN

Fanspage : Abdurrahman Dani Official
Link Link
Instagram : Linkicial
Telegram : Abdurrahman Dani Official
Link ke Link
Youtube : Abdurrahman Dani Official
Link Link

b266769ea918c8f79707fb65c3ec14dd


MANFAAT PUASA UNTUK KESEHATAN TUBUH

Berkata al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah,

"الصوم جُنةٌ من أدواء الروح والقلب والبدن؛ منافعه تفوت الإحصاء. وله تأثير عجيب: في حفظ الصحة، وإذابة الفضلات، وحبس النفس عن تناول مؤذياتها".

"Puasa adalah perisai dari segala penyakit ruh, hati dan badan. Manfaatnya terlalu banyak untuk dihitung. Dan puasa memiliki pengaruh yang ajaib dalam menjaga kesehatan, meluluhkan sisa makanan dalam tubuh, dan menjaga diri dari racun-racun yang dapat membahayakan tubuh".

Ath-Thibbun Nabawi, hlm. 258.

c5d83588985f3bdbdaa2bcd4b09e44a7


‌‌⁣⁣MENGHADIRKAN NIATAN YANG BAIK KETIKA SAHUR

🎙️ Al-Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan,

"ينبغي للإنسان حين تسحره أن يستحضر أنه يتسحر امتثالاً لأمر الله ورسوله ويتسحر مخالفة لأهل الكتاب وكرها لما كانوا عليه ويتسحر رجاء البركة في هذا السحور ويتسحر استعانة به على طاعة الله حتى يكون هذا السحور الذي يأكله خيرا وبركة وطاعة."

"Sepantasnya seseorang ketika dia sahur agar menghadirkan niatan (dalam hatinya) untuk,

1) Menjalankan perintah Allah dan rasul-Nya.

2) Dalam rangka menyelisihi ahli kitab dan membenci apa yang mereka lakukan.

3) Mengharapkan barakah yang ada pada sahurnya.

4) Untuk membantu ketaatannya kepada Allah.

Dengan demikian makan sahurnya akan menjadi kebaikan, keberkahan dan ketaatan kepada Allah Ta'ala."

📓 Syarah Riyadhussholihin 3/312

6b2514eb9a1bc4e42ddd6f5e87d8a4b3


[Wanita Juga Berhak Memilih...]

🗣 Syaikh Utsman Al Khamis

________

Bismillah… Yuk dukung dakwah kami agar dakwah ini tersebar dengan memfollow instagram kami dan share postingan ini.

069143fadcec5511815062285eae292e


PENGHAPUS BARAKAH LAILATUL QADR

Berkata Ibnu Utsaimin رحمه الله :

"Permusuhan akan menghalangi seseorang dari mendapatkan keberkahan malam Lailatul Qadr❗️"

Sumber :
Silsilah Liqooaat Baabulmaftuh (18)


🌿🌸 ابن عثيمين رحمه الله :
الشحنـاء تمـنع بـركة ليلـة القـدر !

📙سـلسلة لـقاءات الباب المفتـوح[18]
=================================
Semoga bermanfaat. Barakallahu fiikum.

73802e7bb1b21dab153900788550d9b9


Meraih Surga Butuh Perjuangan

Ibnu Qoyyim rahimahullah berkata,

"Dan sungguh orang orang berakal dari setiap umat telah bersepakat bahwa kenikmatan itu tidak dapat diraih dengan kenikmatan"

Miftahu Daris Sa`adah 2/15

22fc5ab03c36fa73214dd6b92f8bc5dc


PASTI ADA KEMUDAHAN

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

"Karena sesungguhnya setelah kesulitan itu akan ada kemudahan"

Dalam ayat di atas, digunakan kata ma’a, yang asalnya bermakna “bersama”. Artinya, “kemudahan akan selalu
menyertai kesulitan”. Oleh karena itu, para ulama seringkali mendeskripsikan, “Seandainya kesulitan itu memasuki lubang binatang dhob (yang berlika-liku dan sempit, pen), kemudahan akan turut serta memasuki lubang itu dan akan mengeluarkan kesulitan tersebut.”[4] Padahal lubang binatang dhob begitu sempit dan sulit untuk dilewati karena berlika-liku (zig-zag).
Namun kemudahan akan terus menemani kesulitan, walaupun di medan yang sesulit apapun.

Allah Ta’ala berfirman,

سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا

“Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.”
(QS. Ath Tholaq: 7)
Ibnul Jauziy, Asy Syaukani dan ahli tafsir lainnya mengatakan, “Setelah kesempitan dan kesulitan, akan ada kemudahan dan kelapangan."


1225626ec28cc05644cda014c085e3b1


📠 Ruang Faedah
▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️


🔥 PERUSAK AMAL SHALIH

✒️ Al Imam Ibnul Qayyim رحمه الله berkata :

"Tidak ada sesuatu pun yang paling merusak amal shalih daripada rasa bangga diri dan suka dipuji."


📚 (Al Fawaid : 1/152)

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

‏✒️ قال الإمام ابن القيم -رحمه الله- :

« لا شَيء أفسَد لِلعَملِ الصَّالحِ مِن
العُجبِ، ورُؤيَـةِ النَّفسِ ».

📚 (الفَوَائِدُ ١٥٢/١)

📁 Sumber : Link ahl alelm/status/1513255987091808258?t=7fnE3QUzhaz5L2rclOQL2A&s=19




🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || Link cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
Link


📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah


◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻
@Linkuh x @thesunnah path

3cd84c8c690b66c04eae815da854756a


PARFUM BAGI WANITA HARUM TAPI HARAM
__
Mau dapat Ilmu ?
Mari bergabung bersama GROUP MANHAJ SALAF

Telegram: Link
salaf1
Youtube: Link
Group WhatsApp: Link">wa.me
Twitter: Link
Web: Link
Instagram: Link
Facebook: Link

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

6d2e2885018da5318716f8c0ede62388


📎 SEPULUH HARI TERBAIK !
.
👤 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :
.
:ليالي العشر اﻷخير من رمضان ، أفضل من ليالي عشر ذي الحجة ، و أيام عشر ذي الحجة أفضل من أيام عشر رمضان ، وبهذا التفصيل يزول اﻹشتباه ، ويدل عليه أن ليالي العشر من رمضان إنما فضلت بإعتبار ليلة القدر ، وهي من الليالي ، و عشر ذي الحجة إنما فضل بإعتبار أيامه، إذ فيه يوم النحر ، و يوم عرفة ،و يوم التروية
.
“Sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan lebih utama dari sepuluh malam pertama dari bulan Dzulhijjah. Dan sepuluh hari pertama (siang hari) Dzulhijjah lebih utama dari sepuluh hari terakhir Ramadhan. Dari penjelasan keutamaan seperti ini, hilanglah kerancuan yang ada. Jelaslah bahwa sepuluh hari terakhir Ramadhan lebih utama ditinjau dari malamnya (lailatul qadar). Sedangkan sepuluh hari pertama Dzulhijjah lebih utama ditinjau dari siangnya karena di dalamnya terdapat hari nahr (qurban), hari ‘Arofah dan terdapat hari tarwiyah (8 Dzulhijjah).”
.
____________________
.
📚 Zaadul Ma`ad, 20
.
🌏 Web | Link

d45ff2e2b32a9c1058f2816c1ee79763


[Memasukkan Musik Di Video Ceramah Ustadz]

🗣 Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA.

________

Bismillah… Yuk dukung dakwah kami agar dakwah ini tersebar dengan share postingan ini.

b5ce07808711c0ba7ee1fb7c74e584ec


📎 Kenapa Terus Bermunculan Penyesat Umat?

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata:

"Termasuk sunnatullah, apabila Dia ingin menampakkan agamaNya, maka dia membangkitkan para penentang agama, sehingga Dia akan memenangkan kebenaran dan melenyapkan kebatilan, karena kebatilan itu pasti akan hancur binasa”.

(Majmu` Fatawa 28/57)

94c1c06a91ff1baa04a8c29196af2346


BELAJAR IKHLAS DI BULAN RAMADHAN (1 menitan)
Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri hafizhahullah

Video pendek dari kajian tematik:
"Manusia Paling Mulia Menurut Imam Syafi`i"
Link

fcb69b15a8f134e057e64956b4d18ba0


LUAR BIASA, PAHALA DI BULAN HARAM DILIPATGANDAKAN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Mengenai empat bulan yang dimaksud disebutkan dalam hadits dari Abu Bakroh, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679).

Ibnu ’Abbas mengatakan, ”Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci, melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar, dan amalan sholeh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak.” (Latho-if Al Ma’arif, 207)

Link

1917164d06341acf5b6e57d6be93397c


📎 Diberkahi Di Manapun Berada


Ibnul Qayyim berkata:

"Sesungguhnya termasuk tanda keberkahan seseorang adalah menebarkan kebaikan kepada orang lain dan menasehati siapapun yang berkumpul dengannya di manapun dia berada".

(Risalah Ila ahadi ikhwanihi hlm. 3)

f391699af338f0b89359ce58d4c3deda


TERUSLAH BERBUAT BAIK

Tidak ada yang terlalu buruk untuk memulai hal baik.
Sehingga seburuk apapun manusia, tetap berhak untuk melakukan perintah-Nya.
Yaitu melakukan hal baik kepada sesama. Maka seburuk apapun keadaan, jangan pernah menyerah untuk memulai kebaikan. Karena sekecil apapun kebaikan, Allah pasti memberi ganjaran.

Tidak ada yang terlalu baik tuk berhenti dari berkebaikan.
Karena kebaikan itu mulia. Dampaknya bisa selamanya.
Membuat pelaku dan sekitarnya bahagia. Dalam kebaikan, jangan pernah merasa diri sudah baik sehingga kita lengah lalu berhenti darinya. Semoga dalam hal kebaikan, kita senantiasa diberi semangat untuk berusaha. Semoga kita semua diberi kekuatan untuk teguh di jalan kebaikan.
Karena kebaikan pula, berkah dan rahmat Allah turun tak terhingga.

Tidak ada yang terlalu buruk untuk memulai hal baik. Tidak ada yang terlalu baik untuk berhenti dari kebaikan. Maka teruslah berbuat baik

Perhatikan Sabda Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam.

Dari Abu Huraira RA, ia berkata : “Rasulullah SAW bersabda:
-“Siapa yang bersedekah dengan sebiji korma yang berasal dari usahanya yang halal lagi baik (Allah tidak menerima kecuali dari yang halal lagi baik), maka sesungguhnya Allah menerima sedekah tersebut dengan tangan kanan-Nya kemudian Allah menjaga dan memeliharanya untuk pemiliknya seperti seseorang di antara kalian yang menjaga dan memelihara anak kudanya. Hingga sedekah tersebut menjadi sebesar gunung."_
-Muttafaq’alaih-

Allahu'alam

f3d6ba14f043d35736098bffc249916b


📎 Hanya Untuk Yang Bersyukur

Fudhail bin `Iyadh berkata:

"Pernah dikatakan "Siapa yang mengakui nikmat Allah dengan hatinya dan memuji Allah dengan lisannya maka Allah pasti menyempurnakan nikmat dengan menambahkan nikmat-Nya".

"Asy Syukru Lillahi hlm. 56 karya Ibnu Abi Dunya".

df9e023204e263f26ed2b32d5e85d044


📎 Tak Lepas Dari Pendengki

Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah berkata:

"Setiap nikmat pasti ada orang yang iri hati dengannya. Dan setiap hak pasti ada orang yang mengingkarinya".

"Miftah Daar Sa`adah 1/216"

6541433124af9b65e209cefbb5ff314b


Hadits Arbain Nawawi Ke 15:Berkata yang Baik atau Diam, Memuliakan Tamu dan Tetangga



Serial terbaru Yufid TV kali ini membahas kitab hadits arbain Nawawi lengkap dengan terjemahan yang InsyaAllah bermanfaat bermanfaat untuk yang sedang mencari hadits arbain nawawi, arbain nawawi, kitab arbain nawawi, syarah arbain nawawi, hadits arbain an nawawi, hadis arbain nawawi, kitab syarah arbain nawawi, arbain an nawawi, hadits arbain nawawi lengkap. Yuk ikuti terus serial hadits arbain nawawi dari hadits ke 1 dan seterusnya.

Video Hadits Arbain Nawawi ke 15 kali ini membahas tentang berkata baik, memuliakan tamu dan tetangga. Yuk simak penjelasan selengkapnya dalam video berikut.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أَوْ لِيَصْمُتْ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ.

رَوَاهُ البُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ.

Hadits Ke-15

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.”

(HR. Bukhari dan Muslim) [HR. Bukhari, no. 6018, 6019, 6136, 6475 dan Muslim, no. 47]


e56eacffdb6749487e1aa6ba911f74ea


3 SIFAT CALON PENGHUNI N3R4K4

Dalam Shahih Muslim, Nabi Ṣallallahu ʿAlaihi wa Sallam bersabda,

أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ النَّارِ؟

"Maukah kalian aku beritahu tentang penduduk neraka?

كُلُّ عُتُلٍّ جَوَّاظٍ مُسْتَكْبِرٍ

"(Yaitu) setiap orang bersifat ʿUtul, Jawwadz, dan Mustakbir."

Pertama adalah `Utul,

ʿUtul artinya kejam, kasar, dan tidak punya kasih sayang, hatinya sekeras batu.

Orang ini —Semoga Allah Melindungi kita— dideskripsikan oleh Nabi Ṣallallahu ʿAlaihi wa Sallam bahwa dia termasuk penghuni neraka.

Kedua adalah Jawwadz,

Para ulama mengatakan bahwa Jawwadz itu artinya tamak lagi kikir.

Orang ini mati-matian mengumpulkan kekayaan, uang, dan harta benda, tetapi kikir sekali, bakhil (pelit). Semoga Allah Melindungi kita.

Dia bakhil (pelit) dalam membelanjakannya pada perkara yang Allah Wajibkan baginya.

Ketiga adalah Mustakbir.

Ada kesombongan dalam dirinya.
Takabur di hadapan manusia.

وَالْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

Kesombongan adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain; merendahkan mereka, memandang mereka dengan pandangan merendahkan.

Orang ini —Semoga Allah Melindungi kita— dideskripsikan oleh Nabi Ṣallallahu ʿAlaihi wa Sallam bahwa dia termasuk penghuni neraka.

Semoga menjadi renungan bagi kita semua dan semoga Allah beri kita taufiq dan hidayah dalam kebaikan dan menjauhi tiga sifat di atas.

Sumber :
🎙Syaikh Shalih Sindi - Nasehat Ulama Yufid TV

e47383ebf461df63f848161bfd17a133




Ali bin Abi Thalib radhiallahu’anhu juga mengatakan:

كونوا لقبول العمل أشد اهتماماً منكم بالعمل، ألم تسمعوا لقول الله تعالى: إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ

“Jadilah orang-orang yang lebih semangat dan fokus pada diterimanya amalan. Tidakkah kalian mendengar firman Allah Ta’ala (yang artinya): sesungguhnya Allah hanya menerima amalan dari orang-orang yang bertaqwa (QS. Al Maidah: 27)” (Tafsir Al Qurthubi, 7/411).

3c38ce9665f81536af3931ef664f3511


🎥 COVER DAKWAH SURABAYA MENGAJI

▶️ INGIN DAPAT PAHALA SHALAT SEPANJANG MALAM? JANGAN PULANG SEBELUM IMAM SHALAT TARAWIH SELESAI

📺 Simak videonya:
Link

bdc7222d8100a8b0cf41bd5d3910a2ba


📎 Tidak Semuanya Harus Diladeni

Asy Syafii berkata:

من إهانة العلم أن تناظر كلّ من ناظرك ، وتقاول كل من قاولك

"Termasuk merendahkan ilmu jika dirimu meladeni setiap orang yang mengajakmu untuk berdialog dan berdebat".

"Manaqib Syafi`i 2/151"

4031197f45726dee5d476d43ce4c0624


📎 Bila Tak Cinta Ilmu

Imam Syafi`i berkata:

"Barangsiapa yang tidak mencintai ilmu, maka berarti tidak ada kebaikan padanya".

"Tarikh Dimsyaq 15/407"
_____

5d65cd0cbb6792754f038ef572d72783


▶️ SEDEKAH TIDAK MENGURANGI HARTA!

📡 Link Youtube:
Link

Secara perhitungan dunia kita mengetahui pada saat kita mengeluarkan uang untuk bersedekah berarti mengurangi harta yang kita miliki. Namun, hal ini bertolak belakang dengan perhitungan Allah.

Allah dan Rasul-Nya telah menjamin tidak akan berkurang harta orang yang bersedekah, terutama yang bersedekah di jalan Allah, bahkan mengundang keberkahan yang besar terhadap harta dan kehidupan seorang hamba.

Allah Ta’ala berfirman,

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah [2]:261)”.

Hilangkan sifat Bakhil dan kecintaan yang berlebihan terhadap harta yang ada di dalam diri kita, karena harta yang disedekahkan di jalan Allah tidak akan pernah hilang, bahkan tersimpan di langit dan kelak akan Allah berikan balasannya di dunia dan terutama di Akhirat.

Allahu Ta’ala A’lam bisshowab

ee5e900a0a7bfd75d773cefb8c122d7a


📎 Nasehat Emas

Al Hafidz Adz Dzahabi berkata:

"Semoga Allah merahmati seseorang yang fokus pada dirinya, menahan lisannya, fokus membaca Al Quran, banyak menangisi dosanya, banyak membaca Shahih. Bukhari dan Shahih Muslim, sibuk beribadah kepada Allah sebelum ajal mendatanginya. Ya Allah, berikanlah taufiq dan rahmatilah kami".

"Tadzkiratul Huffadz 2/86"

f78d08b53f6eb98cf45525c252d3a689







Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling gemar melakukan kebaikan. Kedermawanan (kebaikan) yang beliau lakukan lebih lagi di bulan Ramadhan yaitu ketika Jibril ‘alaihis salam menemui beliau. Jibril ‘alaihis salam datang menemui beliau pada setiap malam di bulan Ramadhan (untuk membacakan Al Qur’an) hingga Al Qur’an selesai dibacakan untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Apabila Jibril ‘alaihi salam datang menemuinya, tatkala itu beliau adalah orang yang lebih cepat dalam kebaikan dari angin yang berhembus.” (HR. Bukhari no. 4997 dan Muslim no. 2308)

Dari hadits di atas Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Itu berarti disunnahkan memperbanyak kebaikan di bulan Ramadhan.” Juga kata beliau disunnahkan pula untuk mempelajari Al Quran di bulan tersebut. Lihat Syarh Shahih Muslim, 15: 62.

Berarti kalau kita ada kesempatan berbuat baik, janganlah dilewatkan. Segeralah melakukan kebaikan, mumpung berada di bulan yang mulia. Jangan meremehkan satu kebaikan sedikit pun juga. Walau hanya dengan senyuman manis. Walau hanya dengan sedekah Rp.1000 yang kita miliki. Walau hanya dengan membaca 1 halaman Al Quran setiap harinya. Jangan sampai ada kebaikan yang ditinggalkan selagi kita punya kesempatan.

Jabir bin Sulaim pernah dinasehati oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Janganlah meremehkan kebaikan sedikit pun walau hanya berbicara kepada saudaramu dengan wajah yang tersenyum kepadanya. Amalan tersebut adalah bagian dari kebajikan.” (HR. Abu Daud no. 4084 dan Tirmidzi no. 2722. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Al Hafizh Ibnu Hajar menyatakan bahwa hadits ini shahih).

Abu Dzar juga pernah dinasehati seperti itu pula,

لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ

“Janganlah meremehkan kebaikan sedikit pun juga walau engkau bertemu saudaramu dengan wajah berseri”
(HR. Muslim no. 2626).

Penulis: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal

5f81e01e0698af59f41f47af396e050b


"Janganlah Melampiaskan Kemarahan!"_

Nasehat dari Rasulullah ﷺ tentang mengendalikan kemarahan sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiallahu `anhu, kita diajarkan untuk tidak melampiaskan kemarahan. Ketika seseorang meminta nasihat kepada Rasulullah ﷺ, beliau hanya memberikan satu nasihat yang sederhana namun mendalam: "Janganlah kamu marah."

Kemarahan adalah emosi yang wajar, tetapi jika tidak dikelola dengan baik, ia dapat menyebabkan tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Dalam banyak situasi, kemarahan dapat memicu konflik, merusak hubungan, dan menghalangi kita dari berpikir jernih. Oleh karena itu, nasihat Rasulullah ﷺ ini mengingatkan kita untuk selalu berusaha mengendalikan emosi kita.

Rasulullah ﷺ mengulangi nasihat ini beberapa kali, menunjukkan betapa pentingnya untuk tidak membiarkan kemarahan menguasai diri kita. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada situasi yang dapat memicu kemarahan, baik itu dalam interaksi dengan keluarga, teman, atau rekan kerja. Namun, dengan mengingat nasihat ini, kita dapat berusaha untuk tetap tenang dan tidak bereaksi secara impulsif.

Mengendalikan kemarahan juga merupakan bagian dari akhlak yang baik. Seorang Muslim yang baik adalah mereka yang mampu menahan diri dan tidak mudah tersulut emosi. Dalam Al-Qur'an, Allah juga berfirman tentang pentingnya mengendalikan amarah dan bersikap sabar. Sifat sabar dan pengendalian diri adalah ciri khas orang-orang yang beriman.

Selain itu, mengendalikan kemarahan juga dapat membawa banyak manfaat. Ketika kita mampu mengontrol emosi, kita dapat berpikir lebih rasional dan membuat keputusan yang lebih baik. Kita juga dapat menjaga hubungan yang harmonis dengan orang-orang di sekitar kita. Dalam jangka panjang, sikap ini akan membawa kedamaian dan kebahagiaan dalam hidup kita.

Sebagai penutup, mari kita ingat nasihat Rasulullah ﷺ ini dan berusaha untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tidak melampiaskan kemarahan, kita tidak hanya menjaga diri kita sendiri, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi orang-orang di sekitar kita. Semoga Allah memberikan kita kekuatan untuk selalu bersikap sabar dan mengendalikan emosi kita.




aed71a93d95ba64c6887c61bdc0f1058


🎥 MULAI DARI RAMADHAN HIDUP DAN MATI HANYA UNTUK ALLAH
.
👤 Syaikh Sa`ad bin Nashir Asy-Syatsri Hafidzahullah
.

9a67c34be70578554e468d758e06ec0b


▶️ DOA AGAR TERHINDAR DARI UTANG

أنَّ رَسولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ كانَ يَدْعُو في الصَّلَاةِ ويقولُ: اللَّهُمَّ إنِّي أعُوذُ بكَ مِنَ المَأْثَمِ والمَغْرَمِ، فَقالَ له قَائِلٌ: ما أكْثَرَ ما تَسْتَعِيذُ يا رَسولَ اللَّهِ مِنَ المَغْرَمِ؟ قالَ: إنَّ الرَّجُلَ إذَا غَرِمَ حَدَّثَ فَكَذَبَ، ووَعَدَ فأخْلَفَ

“Nabi ﷺ biasa berdoa di akhir shalat (sebelum salam) ALLAHUMMA INNII A’UDZU BIKA MINAL MA’TSAMI WAL MAGHROM (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari berbuat dosa dan banyak utang) Lalu ada yang berkata kepada beliau ﷺ, “Kenapa engkau sering meminta perlindungan dalam masalah hutang?” Lalu Rasulullah ﷺ bersabda, “Jika orang yang berhutang berkata, dia akan sering berdusta. Jika dia berjanji, dia akan mengingkari.” (HR. AL-Bukhari no. 2397)

deedac05bc22526e6d7e20c249066631


Muhammad Bin al Husain Bin Musa (277H) 𝘳𝘢𝘩𝘪𝘮𝘢𝘩𝘶𝘭𝘭𝘢𝘩 berdoa, اللهم ارزقني امرأة تسرني إذا نظرت، وتطيعني إذا أمرت، وتحفظني إذا غبت. "Ya Allah berikanlah aku rezeki berupa istri yang menyenangkan kala kupandang, menaatiku kala kuperintah, serta menjaga (kehormatannya dan rahasiaku) kala aku tiada di sisinya" 📚 Bahjah al Majalis li Ibni `Abdil Barr (Abu `Amr Yusuf Bin Abdillah Bin Muhammad Bin Abdil Barr al Qurthubi, 463H), hlm. 183

ed29728632390289dda5f19ebb902ac6


📎 Selektif Berteman

Sahabat Ibnu Mas`ud berkata: "Jangan berteman kecuali dengan orang yang membantumu untuk mengingat Allah".

📚 "Az Zuhd 1/126 karya Abu Dawud"
_______________

1419860228cd18c351b914e5a609e5f2


📎 Jangan Lupa Doakan Orang Tuamu

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah berkata:
"Saya anjurkan kepada saudara-saudara kami untuk sering mendoakan orang tua mereka, baik yang masih hidup atau yang sudah meninggal dunia, karena demikianlah kriteria anak-anak yang shalih."
📘 Fatawa Nur ‘Ala Darb 1/270

Setiap dari kita pasti tahu…
Betapa besar pengorbanan orang tua.
Mereka bersusah payah membesarkan kita, menahan lapar, begadang saat kita sakit, bahkan mengorbankan kebutuhannya demi melihat kita tumbuh.

Namun, tak semua anak mengingat jasa itu saat telah sibuk dengan urusan dunia.
Ada yang lupa…
Ada yang lalai…
Bahkan ada yang merasa tidak lagi perlu terikat setelah dewasa.

Padahal, bakti kepada orang tua tidak berhenti saat mereka meninggal dunia.
Bahkan, justru setelah wafatnya, doa anak shalih menjadi harapan terbesar mereka dalam kubur.

Inilah amalan yang tidak membutuhkan harta, tidak butuh banyak waktu, tapi bernilai sangat besar di sisi Allah.

Saudaraku…
Jika engkau ingin menjadi anak yang shalih, seperti yang diajarkan dalam Al-Qur’an dan sunnah dengan pemahaman salaf, mulailah dari hal ini: doakan orang tuamu.

Bukan hanya saat rindu.
Bukan hanya saat ada masalah.
Tapi jadikan itu rutinitas harian, sebagaimana engkau rutin mencari rezeki dan menjaga kesehatan.

Karena bisa jadi, doa itulah yang mengangkat derajat mereka di akhirat,
dan mengundang keberkahan dalam hidupmu di dunia.

Wallahu A'lam Bishawab

7b6a541820ffc8df908d91286d4fe031


YUK RUTINKAN BACA TRI-QUL DI PAGI DAN SORE HARI

Dari Mu’adz bin Abdullah bin Khubaib, dari bapaknya ia berkata,

خَرَجْنَا فِى لَيْلَةِ مَطَرٍ وَظُلْمَةٍ شَدِيدَةٍ نَطْلُبُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لِيُصَلِّىَ لَنَا فَأَدْرَكْنَاهُ فَقَالَ « أَصَلَّيْتُمْ ». فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا فَقَالَ « قُلْ ». فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا ثُمَّ قَالَ « قُلْ ». فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا ثُمَّ قَالَ « قُلْ ». فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا أَقُولُ قَالَ « (قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ) وَالْمُعَوِّذَتَيْنِ حِينَ تُمْسِى وَحِينَ تُصْبِحُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَىْءٍ »

“Pada malam hujan lagi gelap gulita kami keluar mencari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk shalat bersama kami, lalu kami menemukannya. Beliau bersabda, “Apakah kalian telah shalat?” Namun, sedikit pun aku tidak berkata-kata. Beliau bersabda, “Katakanlah.” Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Beliau bersabda, “Katakanlah.” Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Kemudian beliau bersabda, “Katakanlah.” Hingga aku berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku katakan?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Katakanlah (bacalah surah) QUL HUWALLAHU AHAD (surah Al-Ikhlas) dan  al-mu’awwidzatain (surah Al-Falaq dan An-Naas) ketika sore dan pagi sebanyak tiga kali, maka dengan ayat-ayat ini akan mencukupkanmu (menjagamu) dari segala keburukan.” (HR. Abu Daud, no. 5082 dan An-Nasai, no. 5428. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).



Faedah dari hadits di atas:

Al-Mu’awwidzatain yang dimaksud dalam hadits adalah surah Al-Falaq dan surah An-Naas karena dua surat tersebut berisi meminta perlindungan kepada Allah dari kejelekan setiap makhluk, dari kejahatan di waktu malam, dari kejelekan tukang sihir, dari kejelekan orang yang hasad, dan dari kejelekan was-was setan.
Hadits di atas menunjukkan keutamaan tiga surah yaitu surah Al-Ikhlash, Al-Falaq, dan An-Naas.
Disunnahkan membaca surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas pada Shubuh dan petang hari sebanyak tiga kali.
Siapa saja yang membaca tiga surah ini dan meminta perlindungan kepada Allah, maka akan diberikan kecukupan serta penjagaan.


Sumber wa.membaca-surat-al-ikhlas-al-falaq-an-naas.html">Link

9b4138e23335a6851a9d23981ef71307


📎 Nasehat Bagi Orang yang Ingin Selamat

Al-Hasan al-Bashri rahimahullah berkata:
"Pemahaman adalah wadah ilmu, ilmu adalah petunjuk untuk beramal, amal adalah penuntun kebaikan. Sedangkan hawa nafsu adalah kendaraan maksiat, harta adalah penyakit orang-orang tidak bersyukur. Dunia adalah pasar untuk menyiapkan bekal akhirat. Dan kecelakaan besar bagi siapa saja yang menjadi kuat dengan nikmat-nikmat dari Allah untuk bermaksiat kepada-Nya."
📚 (Adabul Hasan, hlm. 47)

Dalam nasehat ini, Al-Hasan al-Bashri menyampaikan pelajaran berharga tentang bagaimana seharusnya seorang muslim menjalani hidupnya agar selamat dunia dan akhirat.

Pemahaman sebagai Wadah Ilmu: Pemahaman yang benar akan ilmu adalah kunci utama untuk bisa mengamalkan ilmu tersebut dengan baik. Tanpa pemahaman yang jelas, ilmu akan terbuang sia-sia.

Ilmu sebagai Petunjuk Amal: Ilmu yang benar akan memandu kita untuk beramal dengan cara yang benar pula. Ilmu tanpa amal adalah sesuatu yang sia-sia, dan amal tanpa ilmu bisa menyesatkan.

Amal sebagai Penuntun Kebaikan: Amal yang baik akan membawa kita kepada kebaikan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Beramal dengan ikhlas adalah jalan menuju ridha Allah.

Hawa Nafsu sebagai Kendaraan Maksiat: Hawa nafsu seringkali menjadi pendorong untuk berbuat maksiat. Oleh karena itu, penting untuk mengendalikan hawa nafsu agar tidak menjerumuskan kita dalam perbuatan dosa.

Harta sebagai Penyakit bagi Orang yang Tidak Bersyukur: Harta yang tidak disyukuri bisa menjerumuskan seseorang dalam kekufuran dan kesombongan. Harta adalah ujian, dan orang yang bersyukur akan menggunakan hartanya untuk berbuat baik dan beribadah kepada Allah.

Dunia sebagai Pasar Akhirat: Dunia ini hanya tempat persinggahan sementara. Apa yang kita lakukan di dunia ini akan menentukan bekal kita di akhirat nanti.

Kecelakaan Bagi yang Menggunakan Nikmat Allah untuk Bermaksiat: Ada ancaman besar bagi mereka yang menggunakan nikmat-nikmat Allah untuk berbuat maksiat. Nikmat Allah seharusnya digunakan untuk menjalankan kebaikan, bukan untuk melanggar perintah-Nya.

Marilah kita merenungkan nasehat ini, agar kita dapat menata hidup dengan benar, selalu mengikuti jalan yang lurus, dan menjadikan kehidupan ini sebagai ladang amal yang mendatangkan kebaikan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Wallahu A'lam Bishawab


556efe2cfacb273849e5227725a615b1


🎥 HUKUM DAN TATA CARA I’TIKAF

👤 Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan Hafidzahullah

f9fadc2f21ea6bf82b661929b3a19963


📎 HENDAKLAH SEGERA BERTAUBAT

👤 Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata :

"Seorang mukmin wajib segera bertobat. Sebab, sungguh dia tidak mengetahui kapan ajal mendatanginya secara tiba-tiba.
• Betapa banyak orang yang keluar dari rumahnya dan tidak pernah kembali lagi!
• Betapa banyak orang yang tidur di kasurnya dan tidak bangun lagi!
• Betapa banyak orang duduk untuk makan dan tidak bisa menyelesaikannya.

Jadi, kematian tidak memiliki waktu yang diketahui oleh manusia hingga dia bisa menunda-nunda tobat. Maka dari itu, setiap mukmin wajib untuk segera bertobat, sebelum lewat waktu diterimanya tobat.

Allah Ta'ala berfirman :
"Dan hendaknya kalian semua bertobat kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kalian beruntung." (QS. An-Nuur: 31)

📚 At-Taubah war Raqa-iq,
Fatawa Nuurun Alad Darb, kaset no. 209

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah mengingatkan kita tentang urgensi bertobat secepat mungkin. Sebagai seorang mukmin, kita tidak mengetahui kapan ajal akan datang menjemput. Banyak sekali contoh orang yang beranjak keluar rumah, namun tidak pernah kembali lagi, atau yang tidur tanpa sempat bangun lagi, dan yang makan tanpa bisa menyelesaikannya. Semua itu menunjukkan bahwa kematian bisa datang kapan saja, tanpa peringatan.

Dengan begitu, kesempatan untuk bertobat tidaklah terbuka selamanya. Waktu yang ada untuk bertobat sangat terbatas, dan bisa saja Allah menutup pintu taubat jika kita terus menunda-nundanya. Ini adalah kesempatan yang sangat berharga, yang harus kita manfaatkan sebelum terlambat.

Allah Ta'ala berfirman dalam Al-Qur'an, "Dan hendaknya kalian semua bertobat kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kalian beruntung." (QS. An-Nuur: 31). Ayat ini jelas mengingatkan kita bahwa tobat adalah jalan menuju keberuntungan di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, jangan menunda-nunda untuk bertobat, karena kita tidak tahu kapan waktu itu akan habis.

Tobat adalah bentuk kesadaran kita terhadap kekhilafan dan dosa yang kita perbuat. Dengan segera bertobat, kita kembali memperbaiki hubungan kita dengan Allah sebelum segala sesuatunya terlambat. Ini adalah panggilan untuk setiap mukmin agar tidak lengah, tetapi selalu menjaga kesucian hati dan jiwa dengan senantiasa bertobat kepada Allah.
Wallahu A'lam Bishawab

0d051ecc3f18cd6a24c5646e0d621faa


ADAB MENGUAP KETIKA MEMBACA AL-QUR`AN

💬 Mujahid rahimahullah menyatakan,

إذا تثَـاءبتَ وَ أَنـتَ تقـرأُ القُـرآن فأمْسِك عـنِ القِـراءة تَعظِيمـاً حَتّـى يَذهَـبَ تَثَاؤبُـك

"Apabila engkau menguap ketika sedang membaca Al Quran, maka hentikan bacaan Al-Quranmu sampai menguapmu selesai sebagai bentuk pemuliaan terhadap Al- Qur`an."

✍️ Al-Jaami` Liahkaamil Quran 1/27

94a4b667cdbbe6f79f3a574c572d17f0




__Jangan Lelah Berdoa__

Dalam kehidupan ini, kita sering kali dihadapkan pada berbagai tantangan dan kesulitan. Di saat-saat seperti itu, berdoa menjadi salah satu cara terbaik untuk mengungkapkan harapan dan permohonan kita kepada Allah Subhanahu Wata'ala. Allah sangat mengetahui apa yang kita minta, bahkan ketika kita sulit mengungkapkannya dalam kata-kata atau bahasa.

Pentingnya Berdoa

1. __Kedekatan dengan Allah__: Berdoa adalah bentuk komunikasi kita dengan Allah. Melalui doa, kita dapat mendekatkan diri kepada-Nya, mengungkapkan rasa syukur, dan memohon pertolongan. Ini adalah momen di mana kita dapat merasakan kehadiran Allah dalam hidup kita.

2. __Keyakinan dan Harapan__: Ketika kita berdoa, kita menunjukkan keyakinan bahwa Allah mendengar dan memahami setiap permohonan kita. Meskipun terkadang kita merasa doa kita tidak terjawab, penting untuk tetap berharap dan percaya bahwa Allah tahu apa yang terbaik untuk kita.

3. __Mengatasi Rasa Cemas dan Khawatir__: Doa dapat menjadi sarana untuk mengatasi rasa cemas dan khawatir. Dengan menyerahkan segala urusan kepada Allah, kita dapat merasa lebih tenang dan yakin bahwa Dia akan memberikan jalan keluar yang terbaik.

4. __Mendapatkan Petunjuk__: Dalam doa, kita juga bisa meminta petunjuk dan bimbingan dari Allah. Ketika kita bingung atau tidak tahu harus mengambil langkah apa, berdoa dapat membantu kita menemukan arah yang benar.

Allah Mengetahui Segala Sesuatu

Allah adalah Maha Mengetahui. Dia mengetahui isi hati kita, bahkan sebelum kita mengungkapkannya. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman bahwa Dia mendengar doa hamba-Nya. Ini menunjukkan bahwa tidak ada doa yang sia-sia, meskipun kita merasa tidak mampu mengungkapkan dengan jelas apa yang kita inginkan.

Berdoa dengan Tulus

Ketika berdoa, penting untuk melakukannya dengan tulus dan penuh keyakinan. Kita harus berdoa dengan hati yang bersih, mengingat bahwa Allah tidak hanya mendengar kata-kata kita, tetapi juga melihat niat dan perasaan di balik doa tersebut.

Kesimpulan

Jangan pernah lelah untuk berdoa. Setiap doa yang kita panjatkan adalah bentuk pengabdian dan pengharapan kita kepada Allah. Meskipun terkadang kita merasa doa kita tidak terjawab, ingatlah bahwa Allah selalu mendengar dan mengetahui apa yang terbaik untuk kita. Teruslah berdoa dengan penuh keyakinan, dan percayalah bahwa Allah akan memberikan yang terbaik pada waktu yang tepat. Semoga Allah mengabulkan setiap doa kita dan memberikan kita kekuatan untuk terus berdoa dalam setiap keadaan.


borntopray
journeytojannah
muslimbikerindonesia

e42599f3ec3f94cafefa88ef4c1e0235


HIKMAH DI BALIK TERTUNDANYA DOA DIKABULKAN

✍🏻 Al-Hafizh Ibnu Rajab Al-Hanbali rahimahullah berkata,

إنَّ المؤمن إذا استبطأ الفرج، وأيس منه بعدَ كثرة دعائه وتضرُّعه، ولم يظهر عليه أثرُ الإجابة؛
- يرجع إلى نفسه باللائمة
- وقال لها : إنَّما أُتيتُ من قِبَلِكَ،
- ولو كان فيك خيرٌ لأُجِبْتُ
- وهذا اللومُ أحبُّ إلى الله من كثيرٍ من الطَّاعاتِ
- فإنَّه يُوجبُ انكسارَ العبد لمولاه واعترافَه له بأنَّه أهلٌ لما نزل به من البلاء
- وأنَّه ليس بأهلٍ لإجابة الدعاء؛

Apabila seorang mukmin merasa jalan keluar permasalahannya datang begitu lambat, berputus asa setelah banyak berdoa dan merendahkan diri di hadapan-Nya, dan belum tampak tanda-tanda doanya dikabulkan, (Maka hendaknya) ia berbalik mencela dirinya sendiri.

Dia berkata kepada dirinya sendiri, "Sesungguhnya, berbagai musibah yang menimpaku ini dari dirimu. Seandainya ada kebaikan pada dirimu, niscaya doaku akan dikabulkan."

Celaan ini lebih dicintai oleh Allah daripada banyak ketaatan. Sebab, celaan ini menunjukkan rendahnya sang hamba di hadapan Dzat Yang Menguasainya; mengaku di hadapan-Nya bahwa dia pantas mendapatkan berbagai musibah; dan mengakui bahwa dirinya bukanlah orang yang pantas dikabulkan doanya.

• فلذلك؛
- تُسرِعُ إليه حينئذٍ إجابةُ الدعاء
- وتفريجُ الكرب،
- فإنَّه تعالى عندَ المنكسرةِ قلوبهم من أجله .

Ketika itu, pengabulan doa dan jalan keluar akan datang dengan cepat. Sebab, Allah bersama orang-orang yang merendahkan hatinya karena-Nya.

📚 Jami`ul `Ulum wal Hikam, hlm. 225

26b07a3482fcdf45aeb2258eadf134e7


🌹🌻🌷💐 IMAM SHALAT TARAWIH HENDAKNYA TIDAK MEMBERATKAN KAUM MUSLIMIN

✍🏼 Abu Utsman an-Nahdy rahimahullah berkata,

دعا عمر القراء في رمضان فأمر أسرعهم قراءة أن يقرأ ثلاثين آية، والوسط خمسة وعشرين آية، والبطيء عشرين آية.

"Pada bulan Ramadhan, Umar memanggil para penghafal Al-Qur`an. Beliau menyuruh yang paling cepat bacaannya di antara mereka agar membaca 30 ayat (dalam setiap rakaat), yang bacaannya sedang agar membaca 25 ayat, dan yang bacaannya lambat agar membaca 20 ayat."

📚 Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, no. 7754

c043f8eb6057f4c7679e564d42538018


BATAS AKHIR TAUBAT!
➖➖➖➖➖➖➖➖

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : «مَنْ تَابَ قَبْلَ أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا تَابَ اللهُ عَلَيْهِ».
[صحيح] - [رواه مسلم]

Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu `anhu-, ia berkata, Rasulullah -ṣallallāhu `alaihi wa sallam-bersabda, "Siapa yang bertobat sebelum matahari terbit dari barat maka Allah menerima tobatnya."
[Hadis sahih] - [Diriwayatkan oleh Muslim]

Uraian
Hadis ini memberi faedah bahwa Allah -Subḥānahu wa Ta`ālā- menerima tobat hamba-Nya yang berdosa sebelum terbit matahari dari barat, karena itu merupakan batas akhir waktu diterimanya tobat dan itu merupakan salah satu tanda kiamat besar.



sumber: Link

d2e5a971e5ca83e6a80bea8b2c8d6114


BERSABARLAH DALAM KETAATAN KEPADA ALLAH!
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
«لَمَّا خَلَقَ اللَّهُ الْجَنَّةَ وَالنَّارَ أَرْسَلَ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَامُ إِلَى الْجَنَّةِ، فَقَالَ: انْظُرْ إِلَيْهَا وَإِلَى مَا أَعْدَدْتُ لِأَهْلِهَا فِيهَا. فَنَظَرَ إِلَيْهَا فَرَجَعَ، فَقَالَ: وَعِزَّتِكَ لَا يَسْمَعُ بِهَا أَحَدٌ إِلَّا دَخَلَهَا. فَأَمَرَ بِهَا فَحُفَّتْ بِالْمَكَارِهِ، فَقَالَ: اذْهَبْ إِلَيْهَا فَانْظُرْ إِلَيْهَا وَإِلَى مَا أَعْدَدْتُ لِأَهْلِهَا فِيهَا. فَنَظَرَ إِلَيْهَا، فَإِذَا هِيَ قَدْ حُفَّتْ بِالْمَكَارِهِ، فَقَالَ: وَعِزَّتِكَ لَقَدْ خَشِيتُ أَنْ لَا يَدْخُلَهَا أَحَدٌ. قَالَ: اذْهَبْ فَانْظُرْ إِلَى النَّارِ وَإِلَى مَا أَعْدَدْتُ لِأَهْلِهَا فِيهَا. فَنَظَرَ إِلَيْهَا فَإِذَا هِيَ يَرْكَبُ بَعْضُهَا بَعْضًا، فَرَجَعَ فَقَالَ: وَعِزَّتِكَ لَا يَدْخُلُهَا أَحَدٌ. فَأَمَرَ بِهَا فَحُفَّتْ بِالشَّهَوَاتِ، فَقَالَ: ارْجِعْ فَانْظُرْ إِلَيْهَا. فَنَظَرَ إِلَيْهَا فَإِذَا هِيَ قَدْ حُفَّتْ بِالشَّهَوَاتِ، فَرَجَعَ وَقَالَ: وَعِزَّتِكَ لَقَدْ خَشِيتُ أَنْ لَا يَنْجُوَ مِنْهَا أَحَدٌ إِلَّا دَخَلَهَا».
[حسن] - [رواه أبو داود والترمذي والنسائي] - [سنن أبي داود: 4744]

Abu Hurairah -raḍiyallāhu `anhu- meriwayatkan, Rasulullah ﷺ bersabda,
"Setelah Allah menciptakan surga dan neraka, Dia mengutus Jibril -`alaihissalām- ke surga seraya berkata, `Lihatlah surga dan semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana.` Jibril pun melihatnya lalu kembali. Dia berkata, `Demi keagungan-Mu, tidak ada seorang pun yang mendengarnya kecuali akan memasukinya.` Kemudian Allah memerintahkan sehingga surga diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, lalu berfirman, `Pergilah ke sana lalu lihatlah, dan lihatlah semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana.` Maka Jibril melihatnya, ternyata ia telah diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, sehingga dia berkata, `Demi keagungan-Mu, sungguh aku khawatir tidak akan ada seorang pun yang memasukinya.` Allah berfirman, `Pergilah dan lihatlah neraka serta semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana. Maka Jibril melihatnya. Ternyata ia saling susun satu sama lain, sehingga ia kembali dan berkata, `Demi keagungan-Mu, ia tidak akan dimasuki oleh siapa pun.` Kemudian Allah memerintahkan sehingga ia diliputi dengan berbagai syahwat. Lalu berfirman, `Kembalilah lalu lihat lagi.` Maka Jibril melihatnya, ternyata ia telah diliputi oleh berbagai syahwat, sehingga dia kembali dan berkata, `Demi keagungan-Mu, sungguh aku khawatir tidak akan ada seorang pun yang selamat darinya, melainkan akan masuk ke dalamnya`." [Hasan] - [Sunan Abu Daud - 4744]


Faidah dari Hadis
1- Mengimani bahwa surga dan neraka telah ada sekarang.
2- Kewajiban mengimani perkara gaib dan semua yang datang dari Allah dan Rasulullah ﷺ.
3- Urgensi sabar menghadapi perkara-perkara yang sulit, karena merupakan jalan yang mengantarkan ke surga.
4- Urgensi menjauhkan diri dari perkara-perkara haram karena merupakan jalan yang mengantarkan ke neraka.
5- Dijadikannya surga dengan diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, sedangkan neraka oleh berbagai



dc09bcde82e43c6bf326bbd51ce6f797


SEMANGAT I`TIKAF DI 10 HARI TERAKHIR RAMADHAN!

Beberapa faedah dari hadits di atas (pada poster):

1- Hadits di atas sebagai dalil mengenai anjuran i’tikaf di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam terus merutinkan hal itu hingga beliau meninggal dunia.

2- Hikmah dikhususkan sepuluh hari terakhir dengan i’tikaf dapat dilihat pada hadits Abu Sa’id Al Khudri di mana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« إِنِّى اعْتَكَفْتُ الْعَشْرَ الأَوَّلَ أَلْتَمِسُ هَذِهِ اللَّيْلَةَ ثُمَّ اعْتَكَفْتُ الْعَشْرَ الأَوْسَطَ ثُمَّ أُتِيتُ فَقِيلَ لِى إِنَّهَا فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ فَمَنْ أَحَبَّ مِنْكُمْ أَنْ يَعْتَكِفَ فَلْيَعْتَكِفْ ». فَاعْتَكَفَ النَّاسُ مَعَهُ

“Aku pernah melakukan i’tikaf pada sepuluh hari Ramadhan yang pertama. Aku berkeinginan mencari malam lailatul qadar pada malam tersebut. Kemudian aku beri’tikaf di pertengahan bulan, aku datang dan ada yang mengatakan padaku bahwa lailatul qadar itu di sepuluh hari yang terakhir. Siapa saja yang ingin beri’tikaf di antara kalian, maka beri’tikaflah.” Lalu di antara para sahabat ada yang beri’tikaf bersama beliau. (HR. Bukhari no. 2018 dan Muslim no. 1167). Jadi, beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam– melakukan i’tikaf supaya mudah mendapatkan malam lailatul qadar.

3- I’tikaf itu disyari’atkan setiap waktu, namun lebih ditekankan lagi di bulan Ramadhan, lebih-lebih lagi di sepuluh hari terakhir dari bulan suci tersebut.

4- Hukum i’tikaf masih tetap berlaku dan tidak terhapus, juga bukan khusus untuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena istri-istri beliau pun beri’tikaf setelah beliau –shallallahu ‘alaihi wa sallam– wafat.

5- Dibolehkannya i’tikaf bagi wanita. Jumhur atau mayoritas ulama mengatakan bahwa disunnahkan bagi para wanita untuk beri’tikaf sebagaimana kaum pria. Namun dengan syarat, (1) i’tikaf tersebut dilakukan dalam keadaan suci -bagi ulama yang mensyaratkan masuk masjid harus suci dari haidh-, (2) harus bebas dari menimbulkan fitnah (godaan bagi pria), dan (3) diizinkan oleh suami.

Kenapa harus diizinkan oleh suami? Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُومَ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلاَّ بِإِذْنِهِ

“Tidak boleh seorang wanita berpuasa sedangkan suaminya ketika itu ada kecuali dengan izinnya” (HR. Bukhari no. 5195). I’tikaf lebih dari pada itu, wallahu a’lam.

Semoga Allah memberi taufik pada kita untuk menghidupkan hari-hari terakhir bulan Ramadhan dengan ibadah i’tikaf. Hanya Allah yang memberi taufik dan petunjuk.



Sumber Link

d467a8cfe5cae86ec160a4f1927af84e


Sesungguhnya tidak ada udzur bagi seseorang yang telah bertemu bulan Ramadhan, namun ia dengan malasan-malasan tidak menunaikan amal shalih, sebab ia termasuk orang yang rugi.

Maka jika engkau tidak bisa memperbanyak ibadah bangun malam, maka hendaknya engkau memperbanyak sedekah.

Jika engkau tidak mampu bersedekah, maka hendaklah engkau perbanyak membaca Al-Qur`an.

Jika engkau tidak mampu memperbanyak membaca Al-Qur`an, maka hendaklah engkau perbanyak zikir.

Jika engkau tidak mampu memperbanyak berzikir, maka minimal engkau menjaga lisan mu, serta anggota badan mu dari sesuatu yang merusak dan medzalimin kemuliaan bulan ini.

Demi Allah sungguh merugi orang yang menyia-nyiakan bulan ini. Sungguh merugi orang yang tidak memanfaatkannya.

Abu Malik Al Asy`ari radhiallahu ‘anhu menceritakan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

إِنَّ فِي الْجَنَّةِ غُرَفًا تُرَى ظُهُورُهَا مِنْ بُطُونِهَا وَبُطُونُهَا مِنْ ظُهُورِهَا فَقَامَ أَعْرَابِيٌّ فَقَالَ لِمَنْ هِيَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لِمَنْ أَطَابَ الْكَلَامَ وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ وَأَدَامَ الصِّيَامَ وَصَلَّى لِلَّهِ بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ

"Sesungguhnya di dalam Surga terdapat kamar-kamar yang mana bagian luarnya terlihat dari bagian dalam dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya."

Lantas seorang sahabat berdiri sambil berkata: "Bagi siapakah kamar-kamar itu diperuntukkan wahai Rasululullah ?"

Beliau menjawab: "Untuk orang yang berkata baik, yang memberi makan (fakir miskin), yang selalu berpuasa dan shalat pada malam hari ketika manusia sedang tidur." [HR. Ibnu Majah no.3251, Turmudzi no.1984, Ahmad no.6578, Hakim no.247 dan lain-lain]

Maka janganlah kalian sia-siakan keutamaan bulan yang penuh berkahan ini berlalu begitu saja tanpa amal shalih.

Janglah kalian dilalaikan oleh dunia dan mengabaikan berlomba-lomba untuk mendapat kemuliaan disisi Allah Ta`ala.

Semoga kita termasuk orang-orang yg Allah rahmati untuk menempati kamar-kamar di surga itu. Aamiin.

___

Disarikan dari kajian video yang disampaikan oleh Syaikh Prof. Dr. Su`ud Asy-Syuraim hafidzhahullaah.

b26f0327889b727b624d9413ef17f1c5


📎 INILAH ORANG YANG PALING BAIK DALAM BERPUASA

👤 Ibnul Qayyim rahimahullah berkata :

أفضل اصوام أكثره‍م ذكر الله عز وجل فو صومه‍م

“Sebaik-baik yang gemar berpuasa adalah yang paling banyak dzikrulloh di waktu puasanya”

__________

📚 al Wabikus Shoib 104

🌍 Web | Link

e443ef7bba836cb866700d2253831c93


JANGAN BUANG SAMPAH SEMBARANGAN!

🎙️ Syaikh Muhammad bin Saleh al-Utsaimin rahimahullah berkata,

"وإِذا كَان إِمَـاطَة الأَذَى عَـن الطَّريـقِ صَدقَـة فَإنّ إلقَـاء الأذَى فِي الطّـريق سَـيِّـئة."

"Apabila menyingkirkan gangguan dari jalan merupakan sebuah sedekah, maka membuat gangguan di jalan juga merupakan suatu kejelekan."

📓 Syarah Riyadhisholihin 1/290

991e66ae7a5591ef5498e7de8bff1989


Bismillah

🔥Hukum ulang tahun

Hukum ulang tahun dalam Islam adalah haram.
Karena dalam ulang tahun, mengandung unsur menyerupai (tasyabbuh) dengan orang kafir.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengingatkan dengan keras,
”Siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Abu Dawud, shahih)

Jika ulang tahun yang dirayakan sebagai perayaan biasa (diniati mubah) saja, artinya tidak ada niat ibadah, hukumnya haram, terlebih jika ulang tahun diniatkan sebagai ibadah, lebih parah keharamannya. Karena ulang tahun seperti ini telah:

Pertama, menodai ibadah dengan perbuatan tasyabbuh dengan orang kafir.
Dan jelas, bahwa dosa yang dikerjakan dalam saat-saat ibadah, lebih besar dosanya daripada di luar momentum ibadah.

Kedua, terjatuh pada perbuatan bid’ah.
Karena saat ulang tahun diniatkan sebagai ibadah, maka kegiatan ibadah yang tidak ada tuntunannya dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bernilai bid’ah. Merayakan ulang tahun apakah ada tuntunannya dari Nabi dan sahabat Nabi lainnya?

63 tahun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam hidup di dunia ini. Namun, tak pernah ada riwayat yang menjelaskan beliau merayakan ulang tahun.

Adapun soal puasa sunah senin, Nabi lakukan bukan karena Nabi merayakan ulang tahunnya. Tapi dalam rangka ibadah, mengingat mulianya hari itu. Hari yang dipilih Allah sebagai hari beliau menerima wahyu dan diangkatnya amal.

Beliau bersabda,
“Di hari Senin itu aku dilahirkan dan aku mendapatkan wahyu.” (HR. Muslim)

Beliau juga bersabda,
“Amal ibadah dilaporkan kepada Allah setiap hari Senin dan Kamis. Aku senang jika saat amalku sedang dilaporkan, aku sedang kondisi puasa.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

Sehingga akibatnya, terkena ancaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
“Barangsiapa yang melakukan amal (ibadah) yang bukan berasal dari (ajaran) kami, maka amal tersebut tertolak.” (HR. Muslim)

92e37a88f63e9e16eac9293955fd0d4a


7 Manfaat Sedekah


Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan,

أنها تقي مصارع السوء وتدفع البلاء حتى إنها لتدفع عن الظالم وتطفئ الخطيئة وتحفظ المال وتجلب الرزق وتفرح القلب وتوجب الثقة بالله وحسن الظن به

“Sungguh bersedekah itu mencegah kematian yang jelek, mencegah bala’ sampai penggemar maksiat pun terjaga dari bala’ karena rajin bersedekah, menghapus dosa, menjaga harta, mendatangkan rezeki, membuat gembira hati dan menyebabkan hati yakin dan baik sangka kepada Allah.”

(Uddah ash-Shabirin hlm 490)

gratis mbisurabaya

fc9539e0929447fd4a6ad7eda4cd51fe


Bahaya Sombong Saat Berkendara
🎙 Ustadz Hermanto Abu Rozan
🎥 Link

📝 Jangan sampai touring mengundang murka Allah karena rasa sombong. Sombong dengan motor, skill, atau komunitas adalah penghalang masuk surga. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memperingatkan: tidak masuk surga orang yang punya sombong meski sebesar biji sawi.


dae26e2788bce2d942d4cb0a5dae500d


📎 Bagaikan Kapal Nabi Nuh

Imam Malik bin Anas rahimahullah berkata:

"Sunnah Nabi itu bagaikan kapal Nabi Nuh alaihisalam. Siapa yang menaikinya niscaya akan selamat. Dan siapa yang tidak menaikinya maka dia akan tenggelam".

📘(Tarikh Baghdad: 3850)

Imam Malik bin Anas rahimahullah menggambarkan sunnah Nabi sebagai kapal Nabi Nuh alaihissalam yang memiliki peran sangat penting dalam keselamatan umat. Sebagaimana yang terjadi pada zaman Nabi Nuh, hanya orang-orang yang menaiki kapal beliau yang selamat dari bencana besar yang melanda, begitu pula sunnah Nabi Muhammad ﷺ. Barang siapa yang mengikuti sunnah Nabi dengan penuh keikhlasan dan komitmen, maka mereka akan selamat di dunia dan akhirat.

Namun, siapa yang mengabaikan atau menentang sunnah Nabi ﷺ, mereka akan tenggelam dalam kesesatan dan bahaya, sebagaimana mereka yang menolak naik ke dalam kapal Nabi Nuh. Sunnah Nabi ﷺ bukanlah sekadar ajaran, tetapi petunjuk hidup yang membawa umat Islam menuju keselamatan dan kebahagiaan sejati.

Dengan mengikuti sunnah, kita tidak hanya menjaga diri kita dari kesesatan, tetapi juga mendapatkan petunjuk yang benar dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Sunnah Nabi ﷺ adalah jalan yang telah dicontohkan oleh beliau yang penuh dengan hikmah dan keberkahan. Dengan memahaminya dan mengamalkannya, kita bisa hidup dalam kedamaian dan kebahagiaan yang hakiki, baik di dunia maupun di akhirat.

Oleh karena itu, mari kita senantiasa berusaha untuk meneladani sunnah Nabi ﷺ dalam setiap aspek kehidupan kita. Sebagaimana kapal Nabi Nuh memberikan keselamatan, sunnah Nabi ﷺ adalah pelita yang menerangi jalan kita menuju keselamatan sejati.
Wallahu A'lam Bishawab

cfe0e2a235141f47085df7c04e77efaf


✍ BERPIKIRLAH DAHULU SEBELUM MENUDUH WAHABI

▶️ Ceramah singkat

🎙 Audio : Ustadz DR. Khalid Basalamah