5b4619e65008c377f2f6d08ba0b09961


🌷 BILA BERFIKIR REZEKIMU TERBAGI

📜 Dikutip dari : Instagram Ustadz Syafiq Riza Basalamah, Semoga Allah selalu menjaga dakwah beliau

•••
🍀 Source :
Link


♻️ Save & Share

19a277bcbe3c446ba68538be4d4f3c26


TERUSLAH BERDO`A, PASTI ALLAH KABULKAN
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Ingatlah bahwa Allah Ta’ala memang Maha Mengijabahi setiap do’a. Allah Ta’ala berfirman,

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.”
(QS. Al Mu’min: 60).
Boleh jadi Allah mengabulkan do’a tersebut sebagaimana yang diminta. Boleh jadi Allah ganti dengan yang lebih baik. Boleh jadi pula Allah ganti dengan yang lain karena yang kita minta barangkali tidak baik untuk kita.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu.”
(QS. Al Baqarah: 216)

Jika setiap orang memahami hal ini, maka tentu ia akan terus banyak berdo’a dan banyak memohon pada Allah. Karena setiap do’a yang dipanjatkan pasti bermanfaat. Segala sesuatu yang Allah karuniakan, itulah yang terbaik.

Janganlah berputus asa!



Sumber Link

271de3ad2d70f89e51ff4c5c15d93f33


Ramadhan Waktu Perbaikan Diri

Di riwayatkan dari Abu Said Al-Khudry radhiallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
"Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Taala memiliki hamba-hamba yang di merdekakan dari Api Neraka, pada setiap hari dan malam -yakni di bulan Ramadhan-, dan sesungguhnya setiap muslim memiliki doa yang mustajab pada setiap harinya"
[HR. Al-Bazzar, Shahih Targhib hadits 1002 bab puasa]

Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, di dalamnya bertabur keridhaan Allah dan pahala dari-Nya. Mudah bagi seorang untuk berbuat kebaikan dan berebut pahala di bulan ini, maka tepatlah bila bulan ini kita jadikan acuan perbaikan diri.

Oleh Ustadz Abu Abd rahman bin Muhammad Suud Al-Atsary hafidzhahullah
generate by :Link

acbd0066619f301b7de0a1c79601f0aa


PERINTAH MEMAKAI PAKAIAN BERWARNA PUTIH
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Nabi ﷺ mengarahkan laki-laki agar memakai pakaian yang berwarna putih serta menggunakannya untuk mengafani orang yang meninggal karena merupakan pakaian yang paling baik.

Faidah dari Hadis
1- Anjuran memakai pakaian putih, namun dibolehkan warna lainnya.
2- Anjuran mengafani jenazah dengan warna putih.
3- Asy-Syaukāniy berkata, "Hadis ini menunjukkan perintah memakai pakaian berwarna putih serta mengafani jenazah dengannya karena ia lebih bersih dan lebih baik dari warna lainnya. Alasan warna putih lebih baik, jelas. Adapun alasan ia lebih bersih karena sekecil apa pun sesuatu yang mengenainya akan terlihat jelas. Oleh karena itu, warna putih diutamakan."


sumber: Link


e73be5ef5582e12ee5fe85191ac68b23


SAMBUNGLAH TALI KEKERABATANMU JIKA ENGKAU INGIN MASUK SURGA!
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

عن جُبَير بن مُطْعِم رضي الله عنه أنه سمع النبي صلى الله عليه وسلم يقول:
«لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعُ رَحِمٍ».
[صحيح] - [متفق عليه] - [صحيح مسلم: 2556]

Jubair bin Muṭ`im -raḍiyallāhu `anhu- meriwayatkan bahwa dia mendengar Nabi ﷺ bersabda,
"Tidak akan masuk surga orang yang memutus silaturahmi."
[Sahih] - [Muttafaq `alaihi] - [Sahih Muslim - 2556]

Uraian
Nabi ﷺ mengabarkan bahwa orang yang memutus hak kerabatnya atau menyakiti dan berbuat buruk kepada mereka, dia pantas untuk tidak masuk surga.

Faidah dari Hadis
1- Memutus silaturahmi merupakan salah satu dosa besar.
2- Silaturahmi dilakukan sesuai dengan kebiasaan yang berlaku, sehingga bentuknya berbeda-beda mengikuti perbedaan tempat, waktu dan orang.
3- Silaturahmi dapat dilakukan dengan berkunjung, bersedekah, berbuat baik, menjenguk yang sakit, mengajak mereka pada kebaikan, melarang mereka dari keburukan, dan lain sebagainya.
4- Apabila perbuatan memutus silaturahmi dilakukan terhadap kerabat terdekat, maka dosanya lebih besar.


sumber: Link

d2150f1f0fb7012f26e58f4f00829ecb


Jangan Mencari Ridho Manusia

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

"Barangsiapa yang mencari ridho Allah saat manusia tidak suka, maka Allah akan cukupkan dia dari beban manusia. Barangsiapa yang mencari ridho manusia namun Allah itu murka, maka Allah akan biarkan dia bergantung pada manusia".

(HR. Tirmidzi no. 2414)

8cf2e0843606e15e23ab1492a6b607a8


Memperbanyak Syukur di setiap keadaan

6ac32bc999f85ed7418ef62615c4d708


APA YANG DIMAKSUD DENGAN BID`AH

Bid’ah dalam agama adalah perkara yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Bid’ah di sini adalah tata cara beragama yang tidak ada tuntunannya dari syari’at.

Imam Asy-Syathibi (wafat 790 H) menjelaskan definisi bid’ah sebagai berikut:

طريقة في الدين مخترعة تضاهي الشرعية، يقصَد بالسلوك عليها المبالغة في التعبد لله سبحانه

“Bid’ah adalah sebuah tata cara beragama yang diada-adakan, menyerupai syariat, dilakukan dengan maksud berlebih-lebihan dalam ibadah kepada Allah Subhanah.” (Al-I’tisham, 1/37)



© 2023 Link
Sumber: Link

21ec0ea04c9952eb6e3b9340a5a3eb53


BID`AH MEREDUPKAN SUNNAH

"Cinta Rasul kini telah berubah menjadi klaim yang diperebutkan setiap golongan.

Cinta Rasul yang dahulu diwujudkan dengan ittiba’ kepadanya.

Kini semakin luas maknanya hingga mencakup bid’ah segala."


775bd7c63008ae4245ac85eb0089a936


Malu Adalah Bagian Dari Iman
🎙️ Ustadz Abdurrahman Dani
🎥 Link

📝 Sifat malu adalah warisan para nabi terdahulu yang tidak pernah dihapus dalam syariat Islam. Malu tidaklah mendatangkan sesuatu kecuali kebaikan. Jika rasa malu telah hilang, maka iman seseorang sedang mengalami penurunan drastis.


3c8f195e877786459c34d9110848a29f


⚠️⛔️✋🏻📢 Kesalahan Lisan Menghalangi Keberkahan Ilmu

Imam al-Auza’i rahimahullah berkata:

“Apabila Allah hendak menghalangi hamba-Nya mendapatkan berkah ilmu, sungguh Dia akan meletakkan berbagai kesalahan pada lisannya. Saya benar-benar melihat mereka sebagai orang yang paling sedikit ilmunya.”
📚 Jami’ul ‘Ulum wal Hikam, hlm. 172

Ucapan ini merupakan peringatan keras bagi siapa pun yang menuntut ilmu. Ilmu bukan sekadar hafalan dan retorika, tetapi sebuah amanah besar yang harus dijaga dengan adab, kejujuran, dan rasa takut kepada Allah. Keberkahan ilmu — yaitu manfaat yang terus mengalir dan membimbing kepada amal serta keselamatan — tidak otomatis diberikan hanya karena seseorang belajar dan menyampaikan.

Salah satu sebab terbesar hilangnya keberkahan ilmu adalah kesalahan lisan — berbicara tanpa ilmu, menyampaikan sesuatu yang tidak benar, tergesa-gesa dalam menjawab tanpa dalil, atau lebih parah lagi, berbicara dengan hawa nafsu dan kebodohan.

Imam al-Auza’i rahimahullah — seorang ulama besar dari kalangan tabi’ut tabi’in — menegaskan bahwa ketika Allah menghendaki untuk menghalangi hamba dari keberkahan ilmu, maka Allah timpakan padanya “al-maghalith”, yaitu berbagai kesalahan dalam ucapan. Lisannya menjadi tidak lurus, ucapannya membingungkan, bahkan menyesatkan. Ini adalah adzab sebelum adzab akhirat — yaitu terhalang dari cahaya ilmu yang seharusnya menuntunnya menuju Allah.

Perhatikan, al-Auza’i tidak mengatakan bahwa orang itu tidak memiliki ilmu sama sekali, tetapi ilmunya tidak berkah. Ia mungkin hafal banyak kitab, menguasai banyak istilah, namun ucapannya malah jadi sebab kerusakan: memecah umat, menyebarkan kebingungan, atau menjatuhkan kehormatan sesama penuntut ilmu. Maka beliau menyimpulkan: “Saya melihat mereka sebagai orang yang paling sedikit ilmunya”. Artinya, meski tampak berilmu, hakikatnya kosong dari ilmu yang bermanfaat.

📌 Apa Sebab Terjadinya Hal Ini?
Kurangnya rasa takut kepada Allah (taqwa). Ilmu yang tidak dibarengi rasa takut akan Allah akan menjadi sebab kesombongan dan kebinasaan.

Tidak menjaga lisan. Berbicara sembarangan tentang agama tanpa dalil dan adab adalah ciri orang yang Allah hinakan.

Menuntut ilmu hanya untuk kepentingan dunia, bukan untuk mencari wajah Allah.

📌 Bagaimana Menjaga Keberkahan Ilmu?
Perbaiki niat: Tuntut ilmu semata-mata untuk mencari ridha Allah dan memperbaiki diri.

Jaga lisan: Jangan berbicara kecuali dengan ilmu dan adab.

Tawadhu' dan takut salah: Jangan merasa paling benar, dan selalu rujuk pada ulama rabbani.

Perbanyak istighfar dan doa: Minta kepada Allah agar dilindungi dari ilmu yang tidak bermanfaat dan lisan yang menyesatkan.

📌 Keberkahan ilmu bukan diukur dari banyaknya ucapan, panjangnya ceramah, atau ramainya pengikut. Keberkahan ilmu terlihat dari kemanfaatannya bagi diri dan orang lain, dan kemampuannya membimbing kepada ketaatan kepada Allah. Maka, berhati-hatilah dengan lisan. Bisa jadi justru lisan itulah yang menutup pintu keberkahan ilmu yang kita cari dengan susah payah.

Wallahu A'lam Bishawab

cec0f5a4f61a09ba3582e2e64f53ec5b


Safety Riding Menjaga Amanah
🎙️ Ustadz Subhan Bawazier
🎥 Link

📝 Memakai helm standar bukan sekadar aturan, tapi bentuk penjagaan terhadap amanah Allah Subhanahu wa Ta`ala berupa anggota tubuh. Biker hijrah harus paham mana yang manfaat dan mana yang membahayakan diri.