8464f966f0be56e6f435247eb9a3fd38


Manfaat Memiliki Teman Sholeh
🎙️ Ustadz Ahmad Zaki Husni
🎥 Link

📝 Perbanyaklah berteman dengan orang-orang sholeh selama di dunia. Kelak di akhirat, mereka akan memberikan syafaat bagi kita. Penduduk surga akan mencari sahabat-sahabat mereka dan memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta`ala agar dipertemukan kembali di surga.



97879655c5835f18ba1da0371bcb4d39


⚠ UCAPAN DAN PERBUATAN MENCERMINKAN ISI HATI

Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

فالخبيث يتفجر من قلبه الخبث على لسانه وجوارحه، والطيب يتفجر من قلبه الطيب على لسانه وجوارحه

"Orang yang busuk akan terpancar dari hatinya kebusukan melalui lisan dan anggota badannya. Demikian pula orang yang baik akan terpancar kebaikan hatinya dari lisan dan anggota badannya pula."

📚 Zaad al-Ma’ad fii Hady Khair al-`Ibaad 1/67

7b80170f3bb65ae58880de17f4a522fa


DOA PERGI KE MASJID

اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِى قَلْبِى نُورًا وَاجْعَلْ فِى لِسَانِى نُورًا وَاجْعَلْ فِى سَمْعِى نُورًا وَاجْعَلْ فِى بَصَرِى نُورًا وَاجْعَلْ خَلْفِى نُورًا وَأَمَامِى نُورًا وَاجْعَلْ مِنْ فَوْقِى نُورًا وَمِنْ تَحْتِى نُورًا اللَّهُمَّ وَأَعْظِمْ لِى نُورًا

ALLAHUMMAJ’AL FII QOLBIY NUURON, WAJ’AL FII LISAANIY NUURON, WAJ’AL FII SAM’IY NUURON, WAJ’AL FII BASHORIY NUURON, WAJ’AL KHOLFIY NUURON, WA AMAMAAMIY NUURON, WAJ’AL MIN FAWQIY NUURON WA MIN TAHTII NUURON. ALLAHUMMA A’ZHIM LII NUURON.

Artinya:
Ya Allah, berikanlah cahaya di hatiku, lisanku, pendengaranku, penglihatanku, di belakangku, di hadapanku, di atasku dan di bawahku. Ya Allah berikanlah aku cahaya.
(HR. Abu Daud, no. 1353)

Faedah doa:
Jadi, kalau kita perhatikan, hadits ini mengajari kita untuk minta cahaya. Yaitu cahaya untuk seluruh anggota tubuh dan sekeliling kita, baik dari depan, belakang, atas, maupun bawah. Hal ini karena kita butuh cahaya di dunia, di alam barzakh, dan di akhirat.

Sumber: Link

2c354eff40f5c20478fbfe02abf6b28d


BENTENGI DIRI DAN KELUARGA DARI GEJOLAK API NERAKA!
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Sudah menjadi kelaziman bagi setiap muslim untuk mengindahkan perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala di atas. Maka, langkah-langkah apa saja yang seyogyanya dilakukan oleh seorang muslim guna membentengi diri dan keluarganya dari api Neraka?

a. Prioritaskan tauhid

Karena syirik merupakan suatu dosa yang akan mengekalkan seorang hamba di dalam Neraka, yakni jika ia meninggal di atas kesyirikan, maka memprioritaskan tauhid merupakan sesuatu hal yang wajib atas setiap muslim bagi diri dan keluarganya. Saking agungnya perkara ini, Nabi Ibrahim ‘alaihis salam pun tidak luput berlindung dari perbuatan syirik bagi diri dan keluarganya.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ

“Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata, “Wahai Rabbku, jadikanlah negeri ini (Mekah) negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala.” (QS. Ibrahim: 35).

b. Ajarkan yang wajib

Pelajarilah hal-hal yang wajib diketahui oleh setiap muslim, berupa hak-hak Allah Subhanahu wa Ta’ala atas hamba-Nya, rukun iman, rukun Islam, dan dosa-dosa besar yang wajib dihindari.

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَا مِنْ عَبْدٍ يَعْبُدُ اللَّهَ وَلَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا وَيُقِيْمُ الصَّلَاةَ وَيُؤْتِي الزَّكَاةَ وَيَجْتَنِبُ الْكَبَائِرَ إِلَّا دَخَلَ الْجَنَّةَ ، قَالَ : فَسَأَلُوْهُ مَا الْكَبَائِرُ ؟ قَالَ : الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ وَالْفِرَارُ مِنَ الزَّحْفِ وَقَتْلُ النَّفْسِ

“‘Tidaklah seorang hamba menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya sedikit pun, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menjauhi al-Kaba’ir (dosa-dosa besar), kecuali ia dijamin masuk ke dalam Surga.’ Perawi berkata, ‘Maka para sahabat bertanya, “Apakah al-Kaba’ir (dosa-dosa besar) itu wahai Rasulullah?”’ Beliau menjawab, ‘Berbuat kesyirikan, lari dari medan pertempuran, dan membunuh jiwa (tanpa hak).’” (HR. al-Hakim dalam al-Mustadrak, no. 60, Beliau berkata, “Shahih menurut syarat al-Bukhari dan Muslim”).

c. Tanamkan akhlak

Penanaman akhlak Islami bagi diri dan keluarga merupakan salah satu sendi yang tidak boleh dikesampingkan. Dimana baik dan buruknya akhlak, sejatinya juga menjadi tolak ukur sukses atau tidaknya seorang muslim hidup di dunia dan di akhirat. Dalam sebuah hadits disebutkan, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

وَبِبَيْتٍ فِى أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسُنَ خُلُقُهُ

“Dan (aku menjamin) sebuah rumah di Surga paling atas, bagi siapa yang baik akhlaknya.” (HR. Abu Dawud, no. 4802, dan dinilai hasan oleh Syaikh al-Albani).


sumber: Link

0fbfaf5fac8144d38b6d300a0d8f8e36


🍃 PENTINGNYA NIAT YANG KHLAS DALAM BELAJAR AGAMA

Al-Hafizh Adz-Dzahabi rahimahullah pernah menuturkan,

"Belajar ilmu agama terkadang menjadi tercela bagi sebagian orang; seperti orang yang belajar ilmu agama dengan niat agar bisa mendebat para ulama, berbangga di hadapan orang-orang bodoh, mencari popularitas, agar diagungkan dan dimuliakan oleh manusia, atau untuk meraih dunia seperti harta dan kedudukan, maka orang yang seperti ini termasuk salah satu dari tiga orang yang akan dilemparkan ke dalam neraka.”

Source: “Thalabul Ilmi wa Aqsaamuhu" (hlm. 210-212), dinukil dari kitab "An-Nubadz Fii Adabi Thalabil Ilmi" (hal. 7)

Diterjemahkan oleh: Ustadz Agus Jaelani hafizhahullah

0326ed88cc34576e9f52576327f98535


TAUHID SEBAB MEMPEROLEH KEAMANAN DAN PETUNJUK DI DUNIA & AKHIRAT

Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala,

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَمْ يَلْبِسُوٓا۟ إِيمَٰنَهُم بِظُلْمٍ أُو۟لَٰٓئِكَ لَهُمُ ٱلْأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”
(QS. Al An’aam: 82)

Kata ‘zhulm’ tersebut maksudnya adalah syirik sebagaimana diterangkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (HR. Bukhari (2/484) dari hadits Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu).

Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Mereka itu adalah orang-orang yang mengikhlaskan ibadah hanya kepada Allah saja tidak ada sekutu bagi-Nya, mereka juga tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu. Mereka akan memperoleh keamanan pada hari Kiamat dan mendapatkan petunjuk di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, barang siapa yang melakukan tauhid secara sempurna, ia akan memperoleh keamanan dan petunjuk yang sempurna, serta akan masuk surga tanpa azab.” Syirik juga adalah kezaliman yang paling zalim, sedangkan tauhid adalah keadilan yang paling adil.


(Kitab Tauhid Muyassar karya Syaikh Abdullah bin Ahmad Al Huwail)