26b07a3482fcdf45aeb2258eadf134e7


๐ŸŒน๐ŸŒป๐ŸŒท๐Ÿ’ IMAM SHALAT TARAWIH HENDAKNYA TIDAK MEMBERATKAN KAUM MUSLIMIN

โœ๐Ÿผ Abu Utsman an-Nahdy rahimahullah berkata,

ุฏุนุง ุนู…ุฑ ุงู„ู‚ุฑุงุก ููŠ ุฑู…ุถุงู† ูุฃู…ุฑ ุฃุณุฑุนู‡ู… ู‚ุฑุงุกุฉ ุฃู† ูŠู‚ุฑุฃ ุซู„ุงุซูŠู† ุขูŠุฉุŒ ูˆุงู„ูˆุณุท ุฎู…ุณุฉ ูˆุนุดุฑูŠู† ุขูŠุฉุŒ ูˆุงู„ุจุทูŠุก ุนุดุฑูŠู† ุขูŠุฉ.

"Pada bulan Ramadhan, Umar memanggil para penghafal Al-Qur`an. Beliau menyuruh yang paling cepat bacaannya di antara mereka agar membaca 30 ayat (dalam setiap rakaat), yang bacaannya sedang agar membaca 25 ayat, dan yang bacaannya lambat agar membaca 20 ayat."

๐Ÿ“š Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, no. 7754

3c4e4422931de389f846c3f7358b2969


JANGAN TINGGALKAN SHOLAT BERJAMA`AH DI MASJID
โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

Abdullah bin Masโ€™ud rodhiyallahu `anhu berkata,

ู…ูŽู†ู’ ุณูŽุฑูŽู‘ู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู„ู’ู‚ูŽู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุบูŽุฏู‹ุง ู…ูุณู’ู„ูู…ู‹ุง ููŽู„ู’ูŠูุญูŽุงููุธู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ู‡ูŽุคูู„ุงูŽุกู ุงู„ุตูŽู‘ู„ูŽูˆูŽุงุชู ุญูŽูŠู’ุซู ูŠูู†ูŽุงุฏูŽู‰ ุจูู‡ูู†ูŽู‘ ููŽุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุดูŽุฑูŽุนูŽ ู„ูู†ูŽุจููŠูู‘ูƒูู…ู’ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุณูู†ูŽู†ูŽ ุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ูู†ูŽู‘ ู…ูู†ู’ ุณูู†ูŽู†ู ุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุฃูŽู†ูŽู‘ูƒูู…ู’ ุตูŽู„ูŽู‘ูŠู’ุชูู…ู’ ููู‰ ุจููŠููˆุชููƒูู…ู’ ูƒูŽู…ูŽุง ูŠูุตูŽู„ูู‘ู‰ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ู…ูุชูŽุฎูŽู„ูู‘ูู ููู‰ ุจูŽูŠู’ุชูู‡ู ู„ูŽุชูŽุฑูŽูƒู’ุชูู…ู’ ุณูู†ูŽู‘ุฉูŽ ู†ูŽุจููŠูู‘ูƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุชูŽุฑูŽูƒู’ุชูู…ู’ ุณูู†ูŽู‘ุฉูŽ ู†ูŽุจููŠูู‘ูƒูู…ู’ ู„ูŽุถูŽู„ูŽู„ู’ุชูู…ู’ ูˆูŽู…ูŽุง ู…ูู†ู’ ุฑูŽุฌูู„ู ูŠูŽุชูŽุทูŽู‡ูŽู‘ุฑู ููŽูŠูุญู’ุณูู†ู ุงู„ุทูู‘ู‡ููˆุฑูŽ ุซูู…ูŽู‘ ูŠูŽุนู’ู…ูุฏู ุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽุณู’ุฌูุฏู ู…ูู†ู’ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุงู„ู’ู…ูŽุณูŽุงุฌูุฏู ุฅูู„ุงูŽู‘ ูƒูŽุชูŽุจูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽู‡ู ุจููƒูู„ูู‘ ุฎูŽุทู’ูˆูŽุฉู ูŠูŽุฎู’ุทููˆู‡ูŽุง ุญูŽุณูŽู†ูŽุฉู‹ ูˆูŽูŠูŽุฑู’ููŽุนูู‡ู ุจูู‡ูŽุง ุฏูŽุฑูŽุฌูŽุฉู‹ ูˆูŽูŠูŽุญูุทูู‘ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุจูู‡ูŽุง ุณูŽูŠูู‘ุฆูŽุฉู‹ ูˆูŽู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู†ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูŽุชูŽุฎูŽู„ูŽู‘ูู ุนูŽู†ู’ู‡ูŽุง ุฅูู„ุงูŽู‘ ู…ูู†ูŽุงููู‚ูŒ ู…ูŽุนู’ู„ููˆู…ู ุงู„ู†ูู‘ููŽุงู‚ู ูˆูŽู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ูŠูุคู’ุชูŽู‰ ุจูู‡ู ูŠูู‡ูŽุงุฏูŽู‰ ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ูŽูŠู’ู†ู ุญูŽุชูŽู‘ู‰ ูŠูู‚ูŽุงู…ูŽ ููู‰ ุงู„ุตูŽู‘ููู‘

โ€œSiapa yang senang bertemu Allah besok dalam keadaan muslim maka jagalah sholat-sholat (berjama`ah) di tempat asal panggilan (adzan) nya.

Karena Allah telah mensyariatkan kepada Nabi kalian shollallahu โ€˜alayhi wasallam sunnah-sunnah hidayah. Dan itu (sholat berjama`ah di masjid) termasuk dari sunnah-sunnah hidayah.

Jika kalian sholat di rumah-rumah kalian, seperti pembangkang yang sholat di rumahnya ini, maka itu artinya kalian telah meninggalkan sunnah Nabi kalian. Jika kalian meninggalkan sunnah Nabi kalian, niscaya kalian akan sesat.

Aku sudah melihat bahwa tidak ada seorang pun yang meninggalkan sholat berjama`ah kecuali munafik yang jelas kemunafikannya.

(Karena sedemikian bahayanya meninggalkan sholat berjamaโ€™ah) sampai-sampai orang yang lemah harus dipapah dua orang laki-laki untuk bisa berbaris di dalam shof.."

(HR. Muslim no. 654)

โ— Dalam riwayat Muslim yang lain, Abdullah bin (Ibnu) Masโ€™ud rodhiyallahu `anhu berkata,

ุฅูู†ูŽู‘ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุนูŽู„ูŽู‘ู…ูŽู†ูŽุง ุณูู†ูŽู†ูŽ ุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ ูˆูŽุฅูู†ูŽู‘ ู…ูู†ู’ ุณูู†ูŽู†ู ุงู„ู’ู‡ูุฏูŽู‰ ุงู„ุตูŽู‘ู„ุงูŽุฉูŽ ููู‰ ุงู„ู’ู…ูŽุณู’ุฌูุฏู ุงู„ูŽู‘ุฐูู‰ ูŠูุคูŽุฐูŽู‘ู†ู ูููŠู‡ู

โ€œSesungguhnya Rosulullah shollallahu โ€˜alayhi wasallam telah mengajarkan pada kami suatu petunjuk yang baik. Yang termasuk ajaran yang baik tersebut adalah sholat di masjid yang dikumandangkan adzan di sana..โ€

(HR. Muslim no. 654)

โ— Syaikh Ibnu Utsaimin rohimahullah menerangkan,

โ€œSetiap ajaran Rosul shollallahu โ€˜alayhi wasallam itu adalah petunjuk, cahaya dan syariโ€™at dari Allah. Dan yang dimaksud dalam hadits adalah sholat yang lima waktu.

Sholat tersebut adalah bagian dari petunjuk Nabi shollallahu โ€˜alayhi wa sallam. Maka benarlah apa yang dituturkan oleh Ibnu Masโ€™ud. Bahkan sholat lima waktu adalah petunjuk terbesar setelah dua kalimat syahadat dalam rukun Islam..โ€

(Syarh Riyadhus Sholihin, 5: 76).

โ— Syaikh โ€˜Abdullah Al Fauzan hafizhohullah mengatakan,

โ€œSeseorang yang meninggalkan sholat berjamaโ€™ah menunjukkan akan beratnya dia menjalankan sholat. Ini pertanda bahwa hatinya terdapat sifat kemunafikan. Untuk lepas dari sifat tersebut, marilah menjaga sholat berjamaโ€™ah..โ€

(Minhatul โ€˜Allam fii Syarh Bulughil Maram, 3: 365)

ref : Link


8e4a63c2bcc28415cf9533e9d5b03017


BANTAHAN TELAK YANG MENOLAK KEOTENTIKAN SUNNAH NABI ๏ทบ
โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

ุนู† ุงู„ู…ู‚ุฏุงู… ุจู† ู…ุนุฏููŠู’ูƒูŽุฑูุจ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ุงู„: ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…:
ยซุฃูŽู„ูŽุง ู‡ูŽู„ู’ ุนูŽุณูŽู‰ ุฑูŽุฌูู„ูŒ ูŠูŽุจู’ู„ูุบูู‡ู ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ุนูŽู†ู‘ููŠ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ู…ูุชู‘ูŽูƒูุฆูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽุฑููŠูƒูŽุชูู‡ู ููŽูŠูŽู‚ููˆู„ู: ุจูŽูŠู’ู†ูŽู†ูŽุง ูˆูŽุจูŽูŠู’ู†ูŽูƒูู…ู’ ูƒูุชูŽุงุจู ุงู„ู„ู‡ูุŒ ููŽู…ูŽุง ูˆูŽุฌูŽุฏู’ู†ูŽุง ูููŠู‡ู ุญูŽู„ูŽุงู„ู‹ุง ุงุณู’ุชูŽุญู’ู„ูŽู„ู’ู†ูŽุงู‡ูุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ูˆูŽุฌูŽุฏู’ู†ูŽุง ูููŠู‡ู ุญูŽุฑูŽุงู…ู‹ุง ุญูŽุฑู‘ูŽู…ู’ู†ูŽุงู‡ูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ู…ูŽุง ุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูƒูŽู…ูŽุง ุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽ ุงู„ู„ู‡ูยป.
[ุตุญูŠุญ] - [ุฑูˆุงู‡ ุฃุจูˆ ุฏุงูˆุฏ ูˆุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ ูˆุงุจู† ู…ุงุฌู‡] - [ุณู†ู† ุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ: 2664]

Al-Miqdฤm bin Ma`dฤซkarib meriwayatkan, ia berkata, Rasulullah ๏ทบ bersabda,
"Ketahuilah, hampir tiba waktunya, hadisku sampai kepada seseorang sementara dia bersandar di sofanya, lalu dia berkata, `Hakim antara kami dan kalian adalah Kitabullah. Apa yang kita temukan halal menurutnya, maka kita halalkan; dan apa yang kita temukan haram menurutnya, maka kita haramkan.` Padahal, apa yang diharamkan oleh Rasulullah ๏ทบ sama seperti yang diharamkan oleh Allah."
[Sahih] - [HR. Abu Daud, Tirmizi, dan Ibnu Majah] - [Sunan Tirmizi - 2664]

Uraian
Nabi ๏ทบ mengabarkan bahwa hampir tiba waktu munculnya sekelompok orang, seseorang dari mereka duduk di atas sofanya ketika sampai kepadanya hadis dari Nabi ๏ทบ, lantas dia berkata, "Yang memutuskan antara kami dan kalian dalam semua urusan ialah Al-Qur`an Al-Karim. Cukup Al-Qur`an bagi kita. Apa yang kita dapatkan halal menurutnya, maka kita melakukannya. Apa yang kita dapatkan haram menurutnya, maka kita menjauhinya." Kemudian Nabi ๏ทบ menjelaskan bahwa segala sesuatu yang beliau haramkan atau yang beliau larang di dalam Sunnah beliau, pengharaman itu hukumnya sama seperti yang diharamkan oleh Allah di dalam Kitab-Nya, sebab beliau sebagai penyampai dari Tuhannya.

Faidah dari Hadis
1- Menjunjung tinggi Sunnah dan mengamalkannya sebagaimana Al-Qur`an dijunjung tinggi dan diamalkan.
2- Ketaatan kepada Rasul adalah bentuk ketaatan kepada Allah, dan kemaksiatan kepada beliau adalah kemaksiatan kepada Allah Ta`ala.
3- Kesahihan hujah Sunnah dan bantahan terhadap orang yang menolak Sunnah atau mengingkarinya.
4- Orang yang berpaling dari Sunnah dan berdalih mencukupkan diri pada Al-Qur`an sejatinya dia berpaling dari keduanya sekaligus, serta berbohong dalam klaim mengikuti Al-Qur`an.
5- Di antara bukti kenabian beliau ๏ทบ ialah pemberitahuan beliau terkait sesuatu yang akan terjadi di masa depan, dan itu memang ia terjadi sebagaimana yang dikabarkan.


sumber: Link

944bd555b62c9f4412cb3f79ec332790


Puasa syawal sekaligus niat puasa Senin Kamis

84226f1cd220a4d3c659ad17bff03e7c


Menggantungkan jimat kepada anak-anak adalah bentuk dari kesyirikan

a1f7d329767829c3719fdd73fecb2c65


๐๐„๐‘๐‡๐„๐๐“๐ˆ๐‹๐€๐‡ ๐Œ๐„๐Œ๐๐€๐‚๐€ ๐๐”๐‘'๐€๐ ๐‰๐ˆ๐Š๐€ ๐Š๐€๐Œ๐” ๐ƒ๐€๐‹๐€๐Œ ๐Š๐„๐€๐ƒ๐€๐€๐ ๐Œ๐„๐๐†๐€๐๐“๐”๐Š โš ๏ธ

Ada satu catatan yang perlu diperhatikan, membaca Al-Qur'an jangan ngantuk, ngantuk jangan baca Al-Qur'an.

Karena ngantuk, terkadang bisa ngelantur dan salah baca. Yang tentu saja, merusak bacaan Al-Qur'an. Oleh karena itu, ketika ngantuk datang, sebaiknya menghentikan bacaan Al-Qur'an.

๐ŸŒฅ๏ธ Dari Abu Hurairahย Radhiyallahu โ€˜anhu, Rasulullahย Shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

"Apabila kalian bangun malam, sehingga bacaan Al-Qur'annya menjadi kacau, sampai dia tidak sadar apa yang dia baca, hendaknya dia tidur".ย (HR. Muslim 1872, Ibnu Majah 1434 dan yang lainnya).

Selanjutnya ada 2 pilihan,

1๏ธโƒฃ Beristirahat sampai ngantuknya hilang. Dengan tetap komitmen untuk lanjut baca jika sudah segar.

2๏ธโƒฃ Hilangkan ngantuk dengan berwudhu atau melakukan aktivitas ringan lainnya.

Dan jangan lupa berdoa kepada Allah, memohon agar Allah menghilangkan rasa kantuk dalam diri anda.

โ€ผ๏ธDiam Jika Menguap

Jika Anda menguap, jangan nekat membaca Al-Qur'an. Karena suara Anda akan terdengar aneh. Yang seharusnya Anda lakukan adalah menghentikan bacaan Al-Qur'an dan menutup mulut. Agar setan tidak masuk.

๐ŸŒฅ๏ธ Dari Abu Hurairahย Radhiyallahu โ€˜anhu, Rasulullahย Shallallahu โ€˜alaihi wa sallamย bersabda,

โ€œSesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap. Oleh karena itu bila kalian bersin lalu dia memuji Allah, maka wajib atas setiap muslim yang mendengarnya untuk ber-tasymit (mengucapkan โ€œyarhamukallahโ€). Sedangkan menguap itu dari setan, jika seseorang menguap hendaklah dia tahan semampunya. Bila orang yang menguap sampai mengeluarkan suara โ€˜haaahhโ€™, setan tertawa karenanya.โ€ย (HR. Bukhari 6223)

Allahu ta'ala aโ€™lam.

Sumber:

๐Ÿ–‡๏ธ Link
โœ๏ธ Ustadz Ammi Nur Baits

5d65cd0cbb6792754f038ef572d72783


โ–ถ๏ธ SEDEKAH TIDAK MENGURANGI HARTA!

๐Ÿ“ก Link Youtube:
Link

Secara perhitungan dunia kita mengetahui pada saat kita mengeluarkan uang untuk bersedekah berarti mengurangi harta yang kita miliki. Namun, hal ini bertolak belakang dengan perhitungan Allah.

Allah dan Rasul-Nya telah menjamin tidak akan berkurang harta orang yang bersedekah, terutama yang bersedekah di jalan Allah, bahkan mengundang keberkahan yang besar terhadap harta dan kehidupan seorang hamba.

Allah Taโ€™ala berfirman,

ู…ูŽุซูŽู„ู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูŠูู†ู’ููู‚ููˆู†ูŽ ุฃูŽู…ู’ูˆูŽุงู„ูŽู‡ูู…ู’ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽู…ูŽุซูŽู„ู ุญูŽุจู‘ูŽุฉู ุฃูŽู†ู’ุจูŽุชูŽุชู’ ุณูŽุจู’ุนูŽ ุณูŽู†ูŽุงุจูู„ูŽ ูููŠ ูƒูู„ู‘ู ุณูู†ู’ุจูู„ูŽุฉู ู…ูุฆูŽุฉู ุญูŽุจู‘ูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูŠูุถูŽุงุนููู ู„ูู…ูŽู†ู’ ูŠูŽุดูŽุงุกู ูˆูŽุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุงุณูุนูŒ ุนูŽู„ููŠู…ูŒ

โ€œPerumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.โ€ (QS. Al Baqarah [2]:261)โ€.

Hilangkan sifat Bakhil dan kecintaan yang berlebihan terhadap harta yang ada di dalam diri kita, karena harta yang disedekahkan di jalan Allah tidak akan pernah hilang, bahkan tersimpan di langit dan kelak akan Allah berikan balasannya di dunia dan terutama di Akhirat.

Allahu Taโ€™ala Aโ€™lam bisshowab

61fde583a5bbeed8fbfe9307d54149cc


Berapa Banyak Syafaat Di Akhirat?
๐ŸŽ™๏ธ Ustadz Askar Wardhana, Lc., Link.I
๐ŸŽฅ Link

๐Ÿ“ Syafaat secara bahasa berarti menolong atau menggenapkan. Di akhirat kelak, akan ada pertolongan bagi mereka yang harusnya masuk neraka hingga kenaikan derajat di surga. Namun ingat, syafaat bukanlah hak mutlak makhluk, melainkan izin dari Allah Subhanahu wa Ta`ala.


0d578fd4ea6ba2277922df4a52cb3d46


๐Ÿ“Ž Antara Berkurang Harta dan Usia

โœ๐Ÿป Sebagian ahli hikmah berkata:
"Aku heran terhadap orang yang bersedih karena hartanya habis, namun dia tidak bersedih tatkala umurnya akan habis."
๐Ÿ“˜ Dzammu Dunya, Ibnu Abi Dawud, 114

๐Ÿ’ญ Renungan Tentang Waktu
Banyak orang menangisi kerugian harta, padahal harta bisa dicari kembali. Namun, waktu yang berlalu tak akan pernah kembali. Anehnya, manusia lebih peduli dengan kehilangan materi dibanding kehilangan umur. Padahal, umur adalah modal terbesar untuk kehidupan yang abadi di akhirat.

โŒ› Harta Bisa Dicari, Umur Tidak
Harta yang hilang bisa dikembalikan
Waktu yang berlalu tidak akan pernah bisa dibeli
Satu hari yang terbuang dalam kelalaian, tidak bisa ditebus dengan semua kekayaan dunia

๐Ÿงญ Prioritaskan Yang Kekal
Allah tidak mencela harta, tapi mencela ketergantungan terhadap dunia dan lalai dari akhirat. Seorang mukmin sejati:
Bersyukur saat diberi harta
Bersabar saat kehilangan
Dan selalu menghitung hari untuk mempersiapkan perjumpaan dengan Allah

๐Ÿ“ Orang bijak tidak menyesali dunia yang pergi, tapi menangis karena umur yang terbuang sia-sia. Maka mari kita jaga waktu kita sebaik-baiknya, karena setiap detik yang berlalu adalah langkah mendekat kepada akhir kehidupan.
Wallahu A'lam Bishawab

3a0517d48ff960856e8a76daf6fbbdde


[Poster Dakwah MBI Chapter Madiun]

Sabar itu terbagi menjadi tiga