91cf5f61efdefef9cbb1374ee32fe313📖 Siapkan Amalmu Untuk Saat Itu
Dalam perjalanan hidup, manusia sering kali terlena. Dunia seakan panjang dan waktu seakan melimpah. Namun, saat menghadapi sakaratul maut, semua kesibukan duniawi menjadi tidak berarti. Hanya amal shalih yang akan menyertai.
Diriwayatkan dari Abdul Aziz bin Abu Rawwad rahimahullah bahwa beliau pernah berkata:
"Saya pernah masuk menjenguk Mughirah bin Hakim saat sakit parah yang membuatnya meninggal dunia setelah itu. Akupun berkata kepadanya: Berilah wasiat untukku. Maka beliau menjawab: 'Siapkanlah amalmu untuk kondisi sepertiku ini.'"
📘 (Mausu'ah Ibnu Abi Dunya 5/366)
Perkataan ini sederhana, namun sangat dalam maknanya. Mughirah bin Hakim, saat berada di ambang kematian, tidak lagi menasehati tentang dunia, tidak pula tentang harta, jabatan, atau kemewahan. Ia berwasiat tentang hal paling penting: menyiapkan amal sebelum datang saat kematian.
📌 Bekal yang Sebenarnya
Kematian adalah kepastian bagi setiap makhluk. Tidak ada seorang pun yang bisa menghindarinya. Allah berfirman:
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati."
📖 (QS. Ali Imran: 185)
Namun, berapa banyak manusia yang lalai mempersiapkan diri untuk menghadapinya? Mereka sibuk dengan perhiasan dunia, namun melalaikan bekal untuk akhiratnya.
Maka, nasihat Mughirah bin Hakim ini adalah pengingat keras: siapkan amalmu sekarang sebelum ajal datang tanpa pemberitahuan.
📌 Amal Shalih adalah Penyelamat
Saat ruh dicabut, saat keluarga menangis, saat tubuh mulai dingin, tidak ada yang bisa menolong selain amal shalih. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Tiga perkara mengikuti jenazah: keluarganya, hartanya, dan amalannya. Dua kembali dan satu tinggal bersamanya: keluarganya dan hartanya kembali, sedangkan amalnya yang tetap bersamanya."
📘 (HR. Bukhari dan Muslim)
Amal shalih inilah yang akan menjadi penerang di alam kubur, menjadi penolong di padang mahsyar, dan menjadi kunci keselamatan di akhirat.
📌 Jangan Menunda
Banyak orang berkata, "Nanti saja, kalau sudah tua baru bertobat, baru memperbanyak amal." Padahal kematian tidak menunggu tua. Betapa banyak orang muda yang meninggal sebelum sempat bertaubat.
Oleh karena itu, siapkan amalmu sekarang, saat badan masih sehat, saat akal masih jernih, sebelum datang masa tidak berguna lagi penyesalan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Gunakanlah lima perkara sebelum datang lima perkara: hidupmu sebelum matimu, sehatmu sebelum sakitmu, waktu luangmu sebelum sibukmu, mudamu sebelum tuamu, dan kayamu sebelum miskinmu."
📘 (HR. Hakim, dishahihkan oleh Al Albani)
📌 Wahai saudaraku, setiap kita pasti akan mengalami kondisi seperti Mughirah bin Hakim, yaitu berbaring lemah menunggu ajal. Maka mulailah memperbaiki amal, seolah-olah kematian sudah dekat.
Sungguh beruntung orang yang mempersiapkan diri dengan taubat, amal shalih, dan keikhlasan sebelum waktu itu tiba.
Wallahu A'lam Bishawab