619bf8b871b12bb21274b23794c2a345


Bismillah
๐Ÿ“น FAIDAH SINGKAT

SEDIKIT TAPI DAWAM
Oleh : Ustadz Abu Ghozie As Sundawie


Doโ€™a yang paling banyak Nabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam panjatkan adalah

ูŠูŽุง ู…ูู‚ูŽู„ูู‘ุจูŽ ุงู„ู’ู‚ูู„ููˆุจู ุซูŽุจูู‘ุชู’ ู‚ูŽู„ู’ุจูู‰ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฏููŠู†ููƒูŽ

Artinya : โ€œWahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Muโ€.

ุซูŽุจูู‘ุชู’
Dapat diartikan sebagai dawam.
Sebagai contoh : Shalat witir 1 rakaat setiap malam lebih Allah sukai dari pada shalat malam 11 rakaat tetapi dilakukan 7 bulan sekali.

Ummu Salamah pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, mengapa Nabi sering membaca do'a itu ?

Nabi shallallahu โ€˜alaihi wasallam menjawab,

ูŠูŽุง ุฃูู…ู‘ูŽ ุณูŽู„ูŽู…ูŽุฉูŽ ุฅูู†ู‘ูŽู‡ู ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุขุฏูŽู…ูู‰ู‘ูŒ ุฅูู„ุงู‘ูŽ ูˆูŽู‚ูŽู„ู’ุจูู‡ู ุจูŽูŠู’ู†ูŽ ุฃูุตู’ุจูุนูŽูŠู’ู†ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽุตูŽุงุจูุนู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ููŽู…ูŽู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ุฃูŽู‚ูŽุงู…ูŽ ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ุดูŽุงุกูŽ ุฃูŽุฒูŽุงุบูŽ

โ€œWahai Ummu Salamah, yang namanya hati manusia selalu berada di antara jari-jemari Allah. Siapa saja yang Allah kehendaki, maka Allah akan berikan keteguhan dalam iman. Namun siapa saja yang dikehendaki, Allah pun bisa menyesatkannya."

โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–
๐Ÿ“ฒ Abu Ghozie Official
Link

26b07a3482fcdf45aeb2258eadf134e7


๐ŸŒน๐ŸŒป๐ŸŒท๐Ÿ’ IMAM SHALAT TARAWIH HENDAKNYA TIDAK MEMBERATKAN KAUM MUSLIMIN

โœ๐Ÿผ Abu Utsman an-Nahdy rahimahullah berkata,

ุฏุนุง ุนู…ุฑ ุงู„ู‚ุฑุงุก ููŠ ุฑู…ุถุงู† ูุฃู…ุฑ ุฃุณุฑุนู‡ู… ู‚ุฑุงุกุฉ ุฃู† ูŠู‚ุฑุฃ ุซู„ุงุซูŠู† ุขูŠุฉุŒ ูˆุงู„ูˆุณุท ุฎู…ุณุฉ ูˆุนุดุฑูŠู† ุขูŠุฉุŒ ูˆุงู„ุจุทูŠุก ุนุดุฑูŠู† ุขูŠุฉ.

"Pada bulan Ramadhan, Umar memanggil para penghafal Al-Qur`an. Beliau menyuruh yang paling cepat bacaannya di antara mereka agar membaca 30 ayat (dalam setiap rakaat), yang bacaannya sedang agar membaca 25 ayat, dan yang bacaannya lambat agar membaca 20 ayat."

๐Ÿ“š Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, no. 7754

d2e5a971e5ca83e6a80bea8b2c8d6114


BERSABARLAH DALAM KETAATAN KEPADA ALLAH!
โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ:
ยซู„ูŽู…ู‘ูŽุง ุฎูŽู„ูŽู‚ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูŽ ูˆูŽุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑูŽ ุฃูŽุฑู’ุณูŽู„ูŽ ุฌูุจู’ุฑููŠู„ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุงู„ุณู‘ูŽู„ูŽุงู…ู ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุงู†ู’ุธูุฑู’ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ูˆูŽุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽุง ุฃูŽุนู’ุฏูŽุฏู’ุชู ู„ูุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ูŽุง ูููŠู‡ูŽุง. ููŽู†ูŽุธูŽุฑูŽ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ููŽุฑูŽุฌูŽุนูŽุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ูˆูŽุนูุฒู‘ูŽุชููƒูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽุณู’ู…ูŽุนู ุจูู‡ูŽุง ุฃูŽุญูŽุฏูŒ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ูŽู‡ูŽุง. ููŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽ ุจูู‡ูŽุง ููŽุญููู‘ูŽุชู’ ุจูุงู„ู’ู…ูŽูƒูŽุงุฑูู‡ูุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุงุฐู’ู‡ูŽุจู’ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ููŽุงู†ู’ุธูุฑู’ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ูˆูŽุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽุง ุฃูŽุนู’ุฏูŽุฏู’ุชู ู„ูุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ูŽุง ูููŠู‡ูŽุง. ููŽู†ูŽุธูŽุฑูŽ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุงุŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ู‡ููŠูŽ ู‚ูŽุฏู’ ุญููู‘ูŽุชู’ ุจูุงู„ู’ู…ูŽูƒูŽุงุฑูู‡ูุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ูˆูŽุนูุฒู‘ูŽุชููƒูŽ ู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุฎูŽุดููŠุชู ุฃูŽู†ู’ ู„ูŽุง ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ูŽู‡ูŽุง ุฃูŽุญูŽุฏูŒ. ู‚ูŽุงู„ูŽ: ุงุฐู’ู‡ูŽุจู’ ููŽุงู†ู’ุธูุฑู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูˆูŽุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽุง ุฃูŽุนู’ุฏูŽุฏู’ุชู ู„ูุฃูŽู‡ู’ู„ูู‡ูŽุง ูููŠู‡ูŽุง. ููŽู†ูŽุธูŽุฑูŽ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ููŽุฅูุฐูŽุง ู‡ููŠูŽ ูŠูŽุฑู’ูƒูŽุจู ุจูŽุนู’ุถูู‡ูŽุง ุจูŽุนู’ุถู‹ุงุŒ ููŽุฑูŽุฌูŽุนูŽ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ูˆูŽุนูุฒู‘ูŽุชููƒูŽ ู„ูŽุง ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ูู‡ูŽุง ุฃูŽุญูŽุฏูŒ. ููŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽ ุจูู‡ูŽุง ููŽุญููู‘ูŽุชู’ ุจูุงู„ุดู‘ูŽู‡ูŽูˆูŽุงุชูุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ุงุฑู’ุฌูุนู’ ููŽุงู†ู’ุธูุฑู’ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง. ููŽู†ูŽุธูŽุฑูŽ ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ููŽุฅูุฐูŽุง ู‡ููŠูŽ ู‚ูŽุฏู’ ุญููู‘ูŽุชู’ ุจูุงู„ุดู‘ูŽู‡ูŽูˆูŽุงุชูุŒ ููŽุฑูŽุฌูŽุนูŽ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ: ูˆูŽุนูุฒู‘ูŽุชููƒูŽ ู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุฎูŽุดููŠุชู ุฃูŽู†ู’ ู„ูŽุง ูŠูŽู†ู’ุฌููˆูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ุฃูŽุญูŽุฏูŒ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุฏูŽุฎูŽู„ูŽู‡ูŽุงยป.
[ุญุณู†] - [ุฑูˆุงู‡ ุฃุจูˆ ุฏุงูˆุฏ ูˆุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ ูˆุงู„ู†ุณุงุฆูŠ] - [ุณู†ู† ุฃุจูŠ ุฏุงูˆุฏ: 4744]

Abu Hurairah -raแธiyallฤhu `anhu- meriwayatkan, Rasulullah ๏ทบ bersabda,
"Setelah Allah menciptakan surga dan neraka, Dia mengutus Jibril -`alaihissalฤm- ke surga seraya berkata, `Lihatlah surga dan semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana.` Jibril pun melihatnya lalu kembali. Dia berkata, `Demi keagungan-Mu, tidak ada seorang pun yang mendengarnya kecuali akan memasukinya.` Kemudian Allah memerintahkan sehingga surga diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, lalu berfirman, `Pergilah ke sana lalu lihatlah, dan lihatlah semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana.` Maka Jibril melihatnya, ternyata ia telah diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, sehingga dia berkata, `Demi keagungan-Mu, sungguh aku khawatir tidak akan ada seorang pun yang memasukinya.` Allah berfirman, `Pergilah dan lihatlah neraka serta semua yang Aku siapkan bagi penghuninya di sana. Maka Jibril melihatnya. Ternyata ia saling susun satu sama lain, sehingga ia kembali dan berkata, `Demi keagungan-Mu, ia tidak akan dimasuki oleh siapa pun.` Kemudian Allah memerintahkan sehingga ia diliputi dengan berbagai syahwat. Lalu berfirman, `Kembalilah lalu lihat lagi.` Maka Jibril melihatnya, ternyata ia telah diliputi oleh berbagai syahwat, sehingga dia kembali dan berkata, `Demi keagungan-Mu, sungguh aku khawatir tidak akan ada seorang pun yang selamat darinya, melainkan akan masuk ke dalamnya`." [Hasan] - [Sunan Abu Daud - 4744]


Faidah dari Hadis
1- Mengimani bahwa surga dan neraka telah ada sekarang.
2- Kewajiban mengimani perkara gaib dan semua yang datang dari Allah dan Rasulullah ๏ทบ.
3- Urgensi sabar menghadapi perkara-perkara yang sulit, karena merupakan jalan yang mengantarkan ke surga.
4- Urgensi menjauhkan diri dari perkara-perkara haram karena merupakan jalan yang mengantarkan ke neraka.
5- Dijadikannya surga dengan diliputi oleh perkara-perkara yang tidak disukai, sedangkan neraka oleh berbagai



081789c97b9ad638895c91d9131f456d


ALLAH TA`ALA TIDAK MENYUKAI SIFAT KHIANAT!
โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Al-Anfal Ayat 58

Dan jika engkau, wahai nabi Muhammad, khawatir akan terjadinya pengkhianatan dari suatu golongan, baik dari yahudi bani quraidhah maupun lainnya, dengan melihat tanda-tandanya yang cukup jelas, maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dan kamu jangan melakukan hal yang sama, serta tetap konsistenlah dalam memegang janji dengan cara yang jujur dan tidak berkhianat seperti me-reka. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berkhianamelihat perilaku buruk mereka itulah, Allah mengancam dengan firman-Nya pada ayat ini. Dan janganlah orang-orang kafir itu, baik yahudi bani quraidhah, sesuai konteks ayat ini, maupun siapa saja yang merusak perjanjian dan pengkhianatan, mengira bahwa.mereka akan dapat lolos menyelamatkan diri dari kekuasaan atau azab Allah sebagai akibat dari sikap pengkhianatan tersebut. Sungguh, mereka tidak dapat melemahkan Allah atau menghindar dari pengawasan-Nya; dan Allah pasti membalasnya dengan balasan yang setimpal. Rangkaian ayat ini memberi pelajaran kepada kita, bahwa siapa saja yang berlaku khianat dan merusak perjanjian akan menerima laknat Allah, bahkan seandainya ia beragama islam sekalipun. Karena itu, pengkhianatan dalam konteks apa pun dan dengan alasan apa pun tidak dibenarkan dalam agama.

Sumber: Link

1cfc2ddfbb07ba76aefceebbe12ca5dc


Catatan pembayaran fidyah

1. Sekali memberi makan sudah cukup disebut fidyah, tidak mesti dengan tiga kali makan, patokannya bukan pada kita yang makan tiga kali sehari.
2. Fidyah yang paling mudah adalah dengan makanan siap saji, dibuat dalam satu bungkus makanan, dilengkapi lauk-pauknya. Kalau memiliki 30 hari utang puasa, siapkan 30 bungkus makanan.
3. Fidyah juga bisa berupa bahan mentah yaitu beras, bisa dengan satu mud, sekitar 6-7 ons.

Baca selengkapnya di sini:
Link

Bahasan lengkap tentang fidyah:
Link

Segera unduh bahasan lengkap tentang fidyah dalam buku "Fikih Bulan Syawal":
Link

---

Anda juga bisa tunaikan fidyah lewat Darush Sholihin.
Info Donasi DS: Link">wa.me
Info Konfirmasi: Link">wa.me

---

Rumaysho | Darush Sholihin | UMAT

cbbb8359980dd00d5791281fc6b9dd61


โ•ญโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€ โ€ข เผ„เผ‚ โ€ข โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ•ฎโฃโฃ
FAEDAH SORE
โ•ฐโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€ โ€ข เผ„เผ‚ โ€ข โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ•ฏโฃโฃ

Sungguh beruntung mereka yang banyak Istighfar, memohon ampun dengan tulus kepada Allah Taโ€™ala atas segala dosa dan salah, karena orang yang beristighfar, akan dikurangi dosa-dosanya (diampuni) oleh Allah Yang Maha Pengampun, dan dengan istighfar dia akan mendapati banyak kemudahan di dunia dan di akhirat.

๐Ÿ“” Rasul Shallallahu โ€˜alaihi wasallam pernah bersabda,

ุทููˆุจูŽู‰ ู„ูู…ูŽู†ู’ ูˆูŽุฌูŽุฏูŽ ูููŠ ุตูŽุญููŠููŽุชูู‡ู ุงุณู’ุชูุบู’ููŽุงุฑู‹ุง ูƒูŽุซููŠุฑู‹ุง

โ€œBeruntunglah bagi orang yang mendapatkan didalam catatan amalnya istighfar yang banyak.โ€ (HR. Ibnu Majah, no. 3818).

โœ๐Ÿป Ustadz Fadly Gugul, Link.
_______________________
๐Ÿ”Ž Visit :
โ€ข Link

ย  โ€ขโ€ขโ€ขโ—‹โ๐ŸŒ™โโ—‹โ€ขโ€ขโ€ข

fd5465a504222ad2cef8ca45e552e12c


BAGI YANG GEMAR BERPUASA SUNNAH

Pada sebagian puasa Sunnah yang telah diperintahkan oleh Allah bagi hamba-Nya, terdapat beberapa keutamaan khusus yang akan didapatkan ketika kita menjalankannya. Namun, ada keutamaan yang akan didapatkan oleh para penggemar puasa sunnah secara garis besar jika ia ikhlas melaksanakannya karena Allah, dan bukan karena riya dan sebagainya. Rasulullah ๏ทบ bersabda,

ุงู„ุตู‘ููŠูŽุงู…ู ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูุฑู’ุขู†ู ูŠูŽุดู’ููŽุนูŽุงู†ู ู„ูู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ูŠูŽู‚ููˆู„ู ุงู„ุตู‘ููŠูŽุงู…ู ุฃูŽู‰ู’ ุฑูŽุจู‘ู ู…ูŽู†ูŽุนู’ุชูู‡ู ุงู„ุทู‘ูŽุนูŽุงู…ูŽ ูˆูŽุงู„ุดู‘ูŽู‡ูŽูˆูŽุงุชู ุจูุงู„ู†ู‘ูŽู‡ูŽุงุฑู ููŽุดูŽูู‘ูุนู’ู†ูู‰ ูููŠู‡ู ..

โ€œPuasa dan Al Qurโ€™an itu akan memberikan syafaโ€™at kepada seorang hamba pada hari kiamat kelak. Puasa akan berkata, โ€™Wahai Rabbku, aku telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat karenanya perkenankan aku untuk memberikan syafaโ€™at kepadanya..โ€( HR. Ahmad 2: 174)

Begitu banyak nya keutamaan yang akan didapatkan oleh seorang Muslim jika berpuasa karena Allah, dan ini merupakan tabungan amal yang sangat luar biasa. Dan ada satu puncak keutamaan yang akan didapatkan oleh seorang Muslim yang gemar berpuasa kelak di akhirat. Rasulullah ๏ทบ bersabda,

ููู‰ ุงู„ู’ุฌูŽู†ูŽู‘ุฉู ุซูŽู…ูŽุงู†ููŠูŽุฉู ุฃูŽุจู’ูˆูŽุงุจู ุŒ ูููŠู‡ูŽุง ุจูŽุงุจูŒ ูŠูุณูŽู…ูŽู‘ู‰ ุงู„ุฑูŽู‘ูŠูŽู‘ุงู†ูŽ ู„ุงูŽ ูŠูŽุฏู’ุฎูู„ูู‡ู ุฅูู„ุงูŽู‘ ุงู„ุตูŽู‘ุงุฆูู…ููˆู†ูŽ

Surga memiliki delapan buah pintu. Di antara pintu tersebut ada yang dinamakan pintu Ar-Rayyan yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa.โ€ (HR. Bukhari no. 3257).

Semoga Allah kuatkan kita menjadi orang-orang yang gemar berpuasa dan senantiasa memanfaatkan waktu untuk mengejar kebaikan setiap saat. Barakallahu fiikum

Allahu Taโ€™ala Aโ€™lam bishawab

0dd86a122465b7a880c86f4257c3f0dd


2 TUJUAN UTAMA ZIARAH KUBUR



Tujuan utama ziarah kubur ada dua,

Pertama, tujuan yang manfaatnya kembali kepada orang yang berziarah. Bentuknya mengingatkan orang yang berziarah akan kematian dan kehidupan dunia yang fana. Bekal utama mereka adalah iman dan amal soleh.

Tujuan ini yang sering ditekankan oleh Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam. Dalam hadis dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu โ€˜anhu, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda,

โ€Dulu aku melarang kalian untuk ziarah kubur. Sekarang lakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur mengingatkan kalian akan akhirat.โ€ (HR. Ahmad 1236 dan dishahihkan oleh Syuaib al-Arnauth).

Dalam riwayat lain, beliau bersabda,

โ€œLakukanlah ziarah kubur, karena ziarah kubur akan mengingatkan kalian tentang kematian.โ€ (HR. Ibn Hibban 3169 dan sanadnya dinilai shahih oleh Syuaib al-Arnauth).

Kedua, tujuan yang manfaatnya kembali kepada mayit

Bentuknya adalah salam dari pengunjung dan doa kebaikan untuk mayit, serta seluruh penghuni kubur lainnya. Orang mati yang sudah tidak mampu menambah amal, dia sangat membutuhkan doa orang yang masih hidup.

Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam telah mengajarkan kepada kita doa ketika berziarah kubur. Teks doanya,

ASSALAMU โ€™ALAIKUM AHLAD-DIYAAR MINAL MUโ€™MINIINA WAL MUSLIMIIN. YARHAMULLOOHUL MUSTAQDIMIINA MINNAA WAL MUSTAโ€™KHIRIIN.

WA INNA INSYAA ALLOOHU BIKUM LA-LAAHIQUUN

WA AS ALULLOOHA LANAA WALAKUMUL โ€˜AAFIYAH.

โ€œSemoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni kubur, dari (golongan) orang-orang beriman dan orang-orang Islam, semoga Allah merahmati orang-orang yang mendahului kami dan orang-orang yang datang belakangan. Kami insya Allah akan menyusul kalian, saya meminta keselamatan untuk kami dan kalian.โ€

Hadis ini diajarkan kepada Aโ€™isyah radhiyallahu โ€˜anha, ketika beliau bertanya kepada Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam tentang doa yang dibaca pada saat ziarah kubur.

(HR. Ahmad 25855, Muslim 975, Ibnu Hibban 7110, dan yang lainnya).

Referensi: Link

8c19e29062400b3bb242da78c6aacf5d


TAHUKAH DAMPAK BURUK RIBA BAGI EKONOMI?
โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

Riba merupakan perbuatan dosa besar dengan ijmaโ€™ Ulama, berdasarkan al-Qurรขn, as-Sunnah. Dalil dari al-Qurรขn di antaranya adalah firman Allรขh Azza wa Jalla :

ูˆูŽุฃูŽุญูŽู„ู‘ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุงู„ู’ุจูŽูŠู’ุนูŽ ูˆูŽุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽ ุงู„ุฑู‘ูุจูŽุง

Allรขh menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. [al-Baqarah/2:275]

Nabi Muhammad Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam telah melarang umatnya dari riba dan memberitakan bahwa riba termasuk tujuh perbuatan yang menghancurkan. Sebagaimana disebutkan dalam hadits:

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุนูŽู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงุฌู’ุชูŽู†ูุจููˆุง ุงู„ุณู‘ูŽุจู’ุนูŽ ุงู„ู’ู…ููˆุจูู‚ูŽุงุชู ู‚ูŽุงู„ููˆุง ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู…ูŽุง ู‡ูู†ู‘ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ุดู‘ูุฑู’ูƒู ุจูุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽุงู„ุณู‘ูุญู’ุฑู ูˆูŽู‚ูŽุชู’ู„ู ุงู„ู†ู‘ูŽูู’ุณู ุงู„ู‘ูŽุชููŠ ุญูŽุฑู‘ูŽู…ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ุจูุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ูˆูŽุฃูŽูƒู’ู„ู ุงู„ุฑู‘ูุจูŽุง ูˆูŽุฃูŽูƒู’ู„ู ู…ูŽุงู„ู ุงู„ู’ูŠูŽุชููŠู…ู ูˆูŽุงู„ุชู‘ูŽูˆูŽู„ู‘ููŠ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ุฒู‘ูŽุญู’ูู ูˆูŽู‚ูŽุฐู’ูู ุงู„ู’ู…ูุญู’ุตูŽู†ูŽุงุชู ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ูŽุงุชู ุงู„ู’ุบูŽุงููู„ูŽุงุชู

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu , dari Nabi Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam , Beliau bersabda, โ€œJauhilah tujuh (dosa) yang membinasakan!โ€ Mereka (para sahabat) bertanya, โ€œWahai Rasรปlullรขh! Apakah itu?โ€ Beliau Shallallahu โ€˜alaihi wa sallam menjawab, โ€œSyirik kepada Allรขh, sihir, membunuh jiwa yang Allรขh haramkan kecuali dengan haq, memakan riba, memakan harta anak yatim, berpaling dari perang yang berkecamuk, menuduh zina terhadap wanita-wanita merdeka yang menjaga kehormatan, yang beriman, dan yang bersih dari zinaโ€. [HR. al-Bukhรขri, no. 3456; Muslim, no. 2669]

Para Ulama sepakat bahwa riba adalah haram dan termasuk dosa besar.

Imam Nawawi rahimahullah berkata, โ€œKaum Muslimin telah sepakat akan haramnya riba. Riba itu termasuk kabรขir (dosa-dosa besar). Ada yang mengatakan bahwa riba diharamkan dalam semua syariโ€™at (Nabi-Nabi), di antara yang menyatakannya adalah al-Mawardiโ€[1].

Syaikhul Islam oleh Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, โ€œMelakukan riba hukumnya haramย  berdasarkan al-Qur`รขn, as-Sunnah, dan ijmaโ€™.โ€[2]


Selengkapnya di : Link

92e37a88f63e9e16eac9293955fd0d4a


7 Manfaat Sedekah


Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan,

ุฃู†ู‡ุง ุชู‚ูŠ ู…ุตุงุฑุน ุงู„ุณูˆุก ูˆุชุฏูุน ุงู„ุจู„ุงุก ุญุชู‰ ุฅู†ู‡ุง ู„ุชุฏูุน ุนู† ุงู„ุธุงู„ู… ูˆุชุทูุฆ ุงู„ุฎุทูŠุฆุฉ ูˆุชุญูุธ ุงู„ู…ุงู„ ูˆุชุฌู„ุจ ุงู„ุฑุฒู‚ ูˆุชูุฑุญ ุงู„ู‚ู„ุจ ูˆุชูˆุฌุจ ุงู„ุซู‚ุฉ ุจุงู„ู„ู‡ ูˆุญุณู† ุงู„ุธู† ุจู‡

โ€œSungguh bersedekah itu mencegah kematian yang jelek, mencegah balaโ€™ sampai penggemar maksiat pun terjaga dari balaโ€™ karena rajin bersedekah, menghapus dosa, menjaga harta, mendatangkan rezeki, membuat gembira hati dan menyebabkan hati yakin dan baik sangka kepada Allah.โ€

(Uddah ash-Shabirin hlm 490)

gratis mbisurabaya

89c2a661918986f0a7faea5170e466a2


Ciri Umat Terbaik: Amar Maruf Nahi Munkar
๐ŸŽ™๏ธ Ustadz Moch. Danu Kurniadi, Link
๐ŸŽฅ Link

๐Ÿ“ Allah Subhanahu wa Ta`ala menyebutkan dalam Al Quran bahwa umat terbaik adalah mereka yang memerintahkan kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar. Jadilah mukmin yang bermanfaat dengan menasihati keluarga dan orang terdekat.



75ed170b76bce0279d26b5ef0090fff8


๐Ÿ“– Sibuk Mencela, Lupa Memperbaiki Diri
Salah satu kebiasaan buruk yang sering menjangkiti jiwa manusia adalah terlalu mudah mencela dan menilai orang lain, padahal dirinya sendiri jauh dari sempurna. Dalam kalimat singkat namun sarat makna, Ibnu Hazm rahimahullah menasihati kita:

"Waspadalah dari mencela seseorang baik saat ada orangnya atau saat tidak ada orangnya. Cukuplah engkau sibuk memperbaiki dirimu sendiri."
๐Ÿ“˜ (Al Akhlak wa Siyar, hlm: 78)

Kalimat ini menjadi tamparan lembut bagi siapa pun yang terlalu fokus mengamati kesalahan orang lain. Terlalu semangat mencari cela dan aib, hingga lupa bahwa dirinya pun tak luput dari kekurangan dan dosa.

๐Ÿ” Mencela saat orangnya hadir, bisa menyakitkan dan menimbulkan permusuhan. Sementara mencela saat orangnya tidak ada, termasuk perbuatan ghibah yang diharamkan. Keduanya adalah bentuk penyakit hati yang timbul dari kesombongan dan merasa lebih baik dari orang lain.

Allah Ta'ala berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka..."
๐Ÿ“– (QS. Al-Hujurat: 11)

Sering kali, celaan lahir dari hati yang lalai. Seseorang merasa "puas" saat membicarakan kekurangan orang lain, seolah itu membuat dirinya tampak lebih baik. Padahal, mengejek orang lain tidak akan mengangkat derajat kita. Justru akan mencoreng amal dan mengurangi pahala.

Yang lebih tragis, ketika seseorang sibuk memikirkan kesalahan orang, ia pun lupa dengan kesalahan dirinya. Ia tak sempat mengevaluasi niat, memperbaiki akhlak, atau menata amalnya. Hari-harinya habis hanya untuk mengamati hidup orang, bukan memperbaiki hidupnya sendiri.

Padahal, siapa pun yang mengaku ingin menjadi lebih baik, semestinya menundukkan pandangan dari aib orang lain dan mengarahkan hati untuk introspeksi. Karena setiap kita akan berdiri sendiri di hadapan Allah, mempertanggungjawabkan diri sendiri, bukan orang lain.

๐Ÿ›  Kesibukan memperbaiki diri adalah pekerjaan sepanjang hayat. Tidak ada waktu luang untuk mencela orang lain, karena memperbaiki diri saja sudah cukup menyita waktu, tenaga, dan doa.

Rasulullah ๏ทบ bersabda:

โ€œBeruntunglah orang yang disibukkan oleh aibnya sendiri sehingga ia tidak sempat memikirkan aib orang lain.โ€
๐Ÿ“˜ (HR. Al-Bazzar)

Maka dari itu, mari kita latih diri untuk lebih diam dan merenung. Jika kita melihat keburukan orang lain, jadikan itu sebagai pengingat agar kita tidak melakukan hal yang sama. Dan bila kita melihat kebaikan orang lain, maka tirulah.

๐Ÿ“Œ Ingatlah, setiap celaan yang kita lontarkan bisa menjadi bumerang di akhirat, kecuali jika memang kita menasihati dengan ikhlas dan cara yang baik. Tapi bila hanya ingin melampiaskan kedengkian atau ego, maka kita hanya sedang menumpuk dosa.

Cukuplah kesibukan memperbaiki diri menjadi pekerjaan utama kita. Karena hakikatnya, perjuangan memperbaiki diri adalah tanda keimanan dan bentuk rendah hati di hadapan Allah.

Wallahu A'lam Bishawab

11efbe844ef80187bdb9ab241066a176


Islam Sebagai Cara Hidup
๐ŸŽ™๏ธ Ustadz Subhan Bawazier
๐ŸŽฅ Link

๐Ÿ“ Islam bukan sekadar label, tapi `way of life` atau cara hidup yang indah. Dibawa oleh Nabi yang tidak bisa baca tulis, namun menyampaikan Wahyu yang sempurna. Mari jadikan syariat sebagai tuntunan harian kita sesuai manhaj salaf yang berdasarkan Al Quran dan Sunnah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.