bfb9104112aada974063f8e74efc4eb3


SETAN LARI DARI RUMAH DENGAN AMALAN INI
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Manfaat Membaca Surah Al-Baqarah di Rumah: Setan Tak Berani Mendekat

Membaca Surah Al-Baqarah di rumah memiliki keutamaan yang besar dalam Islam, salah satunya adalah mengusir setan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan bahwa setan akan lari dari rumah yang dibacakan Surah Al-Baqarah, menjadikan rumah tersebut penuh berkah dan perlindungan.

Faedah hadits
- Larangan bagi orang hidup untuk menyerupai orang yang telah mati, karena orang mati tidak dapat mengambil manfaat, hukum-hukum, peringatan yang terkandung di dalam surah Al-Baqarah.
- Setan lari dari rumah yang dibacakan padanya surah Al-Baqarah, ia tidak akan mendekatinya malam itu.
- Penjelasan mengenai keutamaan surah Al-Baqarah.
- Shalat di pekuburan diharamkan.
Tidak boleh menguburkan mayat di dalam rumah secara mutlak, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang menjadikan rumah sebagai kuburan. Adapun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dikuburkan di rumah Aisyah adalah kekhususan syariat untuk beliau saja.


Membaca Surah Al-Baqarah di rumah bukan hanya menjadi sumber keberkahan, tetapi juga menjadi benteng perlindungan dari gangguan setan. Sebagai seorang Muslim, menjaga amalan ini dapat menjadikan rumah kita senantiasa diberkahi dan terhindar dari segala keburukan.

Semoga kita semua dapat istiqamah dalam mengamalkannya, sehingga rumah kita selalu dipenuhi dengan cahaya iman dan ketenangan.


Sumber Link

3279195ebd11de6770627cf8e4763af4


DUHAI, SEKIRANYA AKU BERADA PADA POSISINYA!
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
«لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَمُرَّ الرَّجُلُ بِقَبْرِ الرَّجُلِ فَيَقُولُ: يَا لَيْتَنِي مَكَانَهُ».
[صحيح] - [متفق عليه] - [صحيح البخاري: 7115]

Abu Hurairah -raḍiyallāhu `anhu- meriwayatkan dari Nabi ﷺ, bahwa beliau bersabda,
"Tidak akan terjadi hari Kiamat sampai seseorang melewati kuburan orang lain lalu berkata, `Duhai, sekiranya aku berada pada posisinya.`"
[Sahih] - [Muttafaq `alaihi] - [Sahih Bukhari - 7115]

Uraian
Nabi ﷺ mengabarkan bahwa Kiamat tidak akan terjadi sampai seseorang melewati suatu kubur lalu ia berangan-angan seandainya ia pun mati di posisinya. Penyebabnya ialah karena dia khawatir kehilangan agamanya disebabkan oleh dominasi kebatilan dan pelakunya serta merebaknya fitnah, maksiat dan kemungkaran.

Faidah dari Hadis
1- Isyarat tentang dominasi kemaksiatan dan berbagai fitnah di akhir zaman.
2- Anjuran untuk berjaga-jaga serta mempersiapkan diri menyambut kematian dengan keimanan, amal saleh, dan menjauhi tempat-tempat fitnah dan ujian.


sumber: Link

e6f5807d1b617ca3f35980c9896fe408


Hisab Itu Masing-masing
🎙Ust Muhammad Nuzul Dzikri
link url : Link

Tenang saja, setiap manusia akan dihisap masing-masing di hadapan Rabb yang Maha Bijak. Suami dihisap sendiri, anak dihisap sendiri, orang tua pun demikian. Tugas kita hanyalah tetap berbakti dan menjalankan syariat sesuai porsi kita. Jangan pusing dengan hisab orang lain, pastikan saja diri kita selamat di hadapan Allah Subhanahu wa Ta`ala.

93e99b2525d173896a3c939d6832143b


Jika memang belum sanggup beli Mobil, udah naik motor aja, jangan maksain Leasing.

Jika memang belum sanggup beli Rumah, udah ngontrak aja, jangan maksain KPR.

Jika memang belum sanggup mengadakan pesta, udah akad nikah aja, jangan maksain utang kesana kesini.

Kadang kita itu stres, susah, pusing, tertekan, tidak bahagia bukan karena masalah dari orang lain. Tapi dari diri kita sendirilah yg membuat hidup menjadi susah.

Dan salah satunya penyebabnya adalah karena kita terlilit hutang demi memaksakan diri menuruti gaya hidup.

Padahal jika kita mau menyadari sesunguhnya hidup sederhana tanpa hutang itu jauh lebih menentramkan, dari pada terlihat mewah namun banyak hutang.

Sebab seseorang yang memiliki banyak utang tentu hidupnya tidak akan tenang. Ia akan lebih sering merasa gelisah, stres, cemas dan tertekan. Dan keadaan ini sebagaimana hadis dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

لا تُخِيفوا أنفُسَكم بعْدَ أَمْنِها. قالوا: وما ذاكَ يا رسولَ اللهِ؟ قال: الدَّيْنُ

“Jangan kalian membuat takut (meneror) diri kalian sendiri padahal sebelumnya kalian dalam keadaan aman.”

Para sahabat bertanya: “Apakah itu wahai Rasulullah?”

Rasulullah menjawab: “Itulah utang!” (HR. Ahmad, Silsilah Ash Shahihah no. 2420)

Karena itu hendaknya kita mengingat, bahwa sejatinya sekecil apapun yg Allah berikan kepada kita pasti akan cukup jika kita pergunakan untuk hidup, tapi sebanyak apapun yg kita miliki tidak akan pernah cukup jika kita pergunakan untuk memenuhi gaya hidup.

Maka dengan demikian hendaknya kita banyak bersyukur, bersifat qonaah dan menjalanin hidup sesuai dengan kemampuanmu, jangan memaksakan diri demi gaya hidup dan sibuk dengan penilaian orang lain.

Semoga Allah jadikan kita termasuk orang2 yg memiliki sifat qonaah dan mari kita banyak membaca doa berlindung dari sifat suka berutang:

اللّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الهَمِّ وَ الحَزَنِ، وَالْعَجْزِ وَالكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kegundahan dan kesedihan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan utang dan penindasan orang.” (HR. Bukhari no. 6363].



✍ Habibiequotes, 05/09/23
Ig - Link