dbad740ddd825eeb38c22a8b20ad4d42 CARI AMAN Bagaimana agar bisa aman, hanya satu yaitu
Ittiba (mengikuti) Rasulullah ﷺ
Dan yang paling utama adalah menjaga Aqidah shahihah, diantaranya dalam firman Allah Ta’alal dalam surat Al-An’am ayat 82
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَمْ يَلْبِسُوٓا۟ إِيمَٰنَهُم بِظُلْمٍ أُو۟لَٰٓئِكَ لَهُمُ ٱلْأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ
Artinya: Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.
Cara menjaga Tauhid: 1. Berpegang teguh kepada Al-Quran dan As-Sunnah. Surat Ali-Imran (3) Ayat 103
وَٱعْتَصِمُوا۟ بِحَبْلِ ٱللَّهِ جَمِيعًۭا وَلَا تَفَرَّقُوا۟ ۚ
“ Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai”
2. Jadikan Al-Quran dan As-Sunnah sebagai hal yang sama dalam timbangan nya. 3. Konsultasi dengan ahlinya namun tidak mengesampingkan pengajian rutin. Perhatikan Surat Al-Ashr Ilmu, amal, dakwah, bersabar.
Dari ’Ubaidillah bin Mihshan Al Anshary dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
.
مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ آمِنًا فِى سِرْبِهِ مُعَافًى فِى جَسَدِهِ عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا
.
“Barangsiapa di antara kalian mendapatkan rasa aman di rumahnya (pada diri, keluarga dan masyarakatnya), diberikan kesehatan badan, dan memiliki makanan pokok pada hari itu di rumahnya, maka seakan-akan dunia telah terkumpul pada dirinya.” (HR. Tirmidzi no. 2346, Ibnu Majah no. 4141. Abu ’Isa mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib).
Intinya adalah Mudah untuk Bersyukur. Dalam masalah fikih untuk aman nya harus mudah berlapang dada, yang penting tidak keluar dari pendapat 4 Imam Madzhab.
Yang berbahaya adalah keluar dari pendapat 4 Imam Madzhab.
Dan timbangan yang paling utama adalah sesuai dengan Al-Quran dan As-Sunnah dengan pemahaman para sahabat serta pendapat yang paling kuat.
diantara hal yang tidak aman adalah Teman. Maka carilah teman yang baik.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian”. (HR. Abu Daud no. 4833, Tirmidzi no. 2378, Ahmad 2/344, dari Abu Hurairah.)
5 sifat teman yang harus kita miliki: 1. Dia harus berakal.
2. Baik akhlaqnya.
3. Bukan orang Fasik (suka berbuat maksiat).
4. Bukan orang yang Berbuat Bid’ah (yang tidak diajarkan oleh nabi ﷺ).
5. Bukan orang yang ambisi dan cinta dengan dunia.
Kemudian agar kita aman lakukan:
Perbanyak Istighfar. Shalat Shubuh Yang sebagian besar dianggap orang aman, namun ternyata tidak aman:
1. Mengambil pendapat yang paling cocok untuk dia.
2. Semua sama, ikut sana ikut sini.
3. Merasa paling toleransi namun salah dalam memahaminya.
4. Menjadi Islam yang biasa-biasa saja.
Mohon maaf jika ada kekurangan dalam penulisan. Semoga bermanfaat.
Disusun oleh
Rizqi Amir Abu Atqiyaa’
Kopdar MBIS
Trawas, Mojokerto, Jawa Timur.
29 Oktober 2022
18.00 wib - 19.33 wib
.