b529119b10d9dd9fcfb943532d78f4c2


Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi Arabia

10-11. Maka kami akan memudahkan baginya sebab-sebab kesengsaraan. Harta yang ditahannya tidak berguna baginya manakala dia masuk ke dalam api neraka.

Referensi: Link

cd43e49fa3559f78f49c0ee19c32a0da


📎 MENDOAKAN KESEMBUHAN BAGI ORANG YANG SAKIT

اَللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، مُذْهِبَ الْبَاسِ، اِشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شَافِيَ إِلَّا أَنْتَ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

“Ya Allah, wahai Tuhan seluruh manusia! Yang dapat menyembuhkan sakit! Sembuhkanlah sakit ini! Engkaulah Maha Penyembuh! Tidak ada yang menyembuhkan kecuali Engkau! Sembuhkan dengan kesembuhan yang tidak meninggalkan kesakitan.”
(HR. Al-Bukhari no. 5743 dan Muslim no. 2191)

26b07a3482fcdf45aeb2258eadf134e7


🌹🌻🌷💐 IMAM SHALAT TARAWIH HENDAKNYA TIDAK MEMBERATKAN KAUM MUSLIMIN

✍🏼 Abu Utsman an-Nahdy rahimahullah berkata,

دعا عمر القراء في رمضان فأمر أسرعهم قراءة أن يقرأ ثلاثين آية، والوسط خمسة وعشرين آية، والبطيء عشرين آية.

"Pada bulan Ramadhan, Umar memanggil para penghafal Al-Qur`an. Beliau menyuruh yang paling cepat bacaannya di antara mereka agar membaca 30 ayat (dalam setiap rakaat), yang bacaannya sedang agar membaca 25 ayat, dan yang bacaannya lambat agar membaca 20 ayat."

📚 Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, no. 7754

7bf6e974df8cd62745ffd83eb36f51a7


Bulan Syaban: Bulan yang Sering Dilupakan
🎙 Ustadz Abu Aslam
🎥 Link

📝 Bulan Syakban terletak antara Rajab dan Ramadan, seringkali dilupakan banyak orang. Padahal, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam memperbanyak puasa sunah di bulan ini sebagai `qobliah` Ramadan. Mari hidupkan Syakban dengan amal shalih sesuai Sunnah beliau.



a6e2fac778de5e39933359169250e512


📎 Setajam Pedang

Sulaiman bin Dawud berkata kepada anaknya: Wahai putraku, waspadalah dari namimah (mengadu domba) karena ia lebih tajam dari pedang".

📘 (Raudhatul Uqala`, 176)

Cobalah sejenak merenung…
Betapa sering kita mendengar atau menyampaikan sesuatu tentang orang lain. Kadang dengan alasan "sekadar menyampaikan, atau "biar tahu saja", padahal hakikatnya itu adalah namimah—adu domba yang menyulut permusuhan dan memecah ukhuwah.

Para ulama memberi peringatan tegas kepada bukan soal musuh yang membawa senjata, tapi tentang lisan yang membawa dusta dan provokasi.
Karena luka akibat pedang mungkin bisa sembuh…
Tapi luka hati karena ucapan tak selalu bisa pulih.

Bila kita jujur pada diri sendiri, berapa banyak hubungan yang rusak karena satu kalimat yang dibisikkan dari telinga ke telinga?
Berapa banyak kebaikan yang musnah karena lisan tak dijaga?

🍂 Maka marilah kita berbenah.
Bersihkan hati dari niat buruk terhadap sesama.
Jaga lisan dari menyampaikan apa yang tidak perlu.
Karena orang yang mengadu domba adalah perusak, bukan perbaiki.

Dan Nabi ﷺ telah memperingatkan:
“Tidak masuk surga orang yang suka mengadu domba.”
📘 HR. Muslim no. 105

🎧 Hari ini, mari kita bertanya pada diri: apakah aku penghubung kebaikan... atau penyebar keretakan?

Wallahu A'lam Bishawab

0d1f48cd08a6ebe9083ec09876b2e4c1


PERLUKAH MEMILIH CALON ISTERI YANG CANTIK?
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Dari Abū Hurairah, Nabi bersabda,

تُنْكَحُ المَرْأةُ لأَرْبَعِ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وجَمَالِهَا ولِدِيْنِهَا فَاظْفَرْ بِذاتِ الدين تَرِبَتْ يَدَاك

“Wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, karena martabatnya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka hendaklah engkau mendapat wanita yang baik agamanya agar engkau beruntung dan tidak merugi.” [Riwayat al-Bukhāri.]

Ada dua pendapat di kalangan ulama dalam memahami hadits ini:

Pendapat Pertama: Hadits ini menunjukan bahwa seorang pria dianjurkan/disunnahkan untuk mencari istri dengan memperhatikan empat kriteria tersebut (harta, martabat, kecantikan dan agama). Ini adalah pendapat yang dipilih oleh al-Hāfizh Ibn Hajar. Beliau berkata, “Sabda Nabi : ‘karena kecantikannya‘ merupakan dalil bahwa dianjurkan untuk menikahi wanita yang jelita. Kecuali jika terjadi kontradiksi antara wanita yang cantik jelita namun tidak shalih dan wanita yang shalih namun tidak cantik jelita (maka diutamakan yang shalih meskipun tidak cantik). Jika keduanya sama dalam hal keshalihan maka yang cantik jelita lebih utama (untuk dinikahi)….” [Lihat al-Fath, vol. IX, hal. 135].

Pendapat Kedua: Hadits tersebut hanya menyebut realitas yang terjadi di masyarakat, bahwa wanita dinikahi karena empat kriteria tadi. Dan kriteria yang dianjurkan dalam menikahi wanita hanyalah karena kebaikan agamanya. Ini adalah pendapat yang dipilih oleh Imam an-Nawawi. [Lihat al-Minhāj Syarh Shahīh Muslim Ibn al-Hajjāj, vol. X, hal. 51-52. Pendapat ini telah diisyaratkan oleh asy-Syaukani dalam an-Nail vol. IX, hal. 234.]

Imam Ibn Qudāmah berkata, “Hendaklah ia memilih wanita yang cantik jelita agar hatinya lebih tentram serta ia bisa lebih menundukkan pandangannya dan kecintaannya (mawaddah) kepadanya akan semakin sempurna. Karena itulah disyari’atkan nazhar (melihat calon istri) sebelum dinikahi. Diriwayatkan dari Abū Bakr Ibn Muhammad Ibn Amr Ibn Hazm dari Rasulullah , bahwa beliau bersabda,

إِنَّمَا النِّسَاءُ لُعَبٌ فَإِذَا اتَّخَذَ أَحَدُكُمْ لُعْبَةً فَلْيَسْتَحْسِنْهَا

“Para wanita itu ibarat mainan, maka jika salah seorang dari kalian hendak mengambil sebuah mainan maka hendaknya ia memilih mainan yang baik (yang cantik).” [Hadits ini dinyatakan tidak valid oleh Syaikh al-Albāni dalam adh-Dha’īfah no. 462. Lihat al-Mughnī vol. VII, hal. 82.]

Imam al-Munāwi berkata, “Jika pernikahan disebabkan dorongan kecantikan maka pernikahan ini akan lebih langgeng dibandingkan jika yang mendorong pernikahan tersebut adalah harta sang wanita, karena kecantikan adalah sifat yang senantiasa ada pada sang wanita adapun kekayaan adalah sifat bisa (lebih mudah) hilang dari sang wanita.”

Namun, sebagian Salaf tidak suka untuk menikahi wanita yang terlalu cantik. Imam al-Munāwi berkata, “Salaf membenci wanita yang terlalu cantik karena hal itu (dapat) menimbulkan sikap kesewenangan pada diri wanita, yang akhirnya mengantarkannya kepada sikap perendahan sang pria.”[Faidhu`l Qadīr vol. III, hal. 271.]


sumber: Link

22df4df2d26a2395ed373af61267e4e3


awas hati-hati ⚠️

Yuk Sholat yang benar sesuai contoh dari Rasulullah ﷺ

8f68f88292a8545bf519187feedfb28c


🤲🏻 Membaca basmalah saat berwudhu di kamar mandi

c4d25226c0cb840b4abd471761fa3267


Meninggalkan yang Haram Karena Allah
🎙️ Ustadz Gemma Ilhami
🎥 Link

📝 Percayalah pada janji Allah Subhanahu wa Ta`ala: `Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah, pasti Allah akan ganti dengan yang lebih baik`. Meskipun berhijrah itu berat dan penuh ujian, yakinlah bahwa pertolongan Allah akan datang bagi hamba yang ikhlas.



9b175d9f4009403b8f053ca9999b8055


IBADAH TIDAK DITERIMA TANPA ADANYA TAUHID

Tauhid adalah syarat sahnya ibadah dan asas untuk
diterimanya.

Syaikh Muhammad At-Tamimi menjelaskan,

“Ketahuilah, Ibadah tidak bisa disebut ibadah (tidak sah) tanpa tauhid. Sebagaimana shalat tidak bisa disebut shalat (tidak sah) tanpa thaharah (bersuci). Apabila ibadah termasuki oleh syirik maka akan menjadi rusak.”

[Matan Qawaidul Arba’]